TAKENGON, KABARGAYO | Satu unit mobil mini bus Merk Avanza bernomor polisi BK 1193 NH berwarna hitam, tepat didelan salah satu warung kopi terbakar.
Awalnya mobil itu mengeluarkan asap hitam pekad dari dalam ruangan kabin mobil yang sudah terparkir dipinggir jalan arah Kota Takengon.
Suasana tepat dikeramaian langsung menjadi tontonan masyarakat. Apalagi kejadian tidak jauh dari salah satu SPBU Nunang Antara. Api yang mulai muncul melalui celah pintu yang terbuka, langsung disemprotkan dengan gas cair pemadam oleh pegawai SPBU dengan cekatan.
Spontan api tidak terlalu lama padam dengan kecepatan dan kesigapan pegawai SPBU Nunang Antara.
Namun anehnya pemilik mobil yang membawa diduga minyak jenis Pertalite itu, lari ketakutan setelah mobil yang dibawanya terbakar, akibat membawa minyak.
Diduga minyak hasil penimbunan yang dibeli dari SPBU Nunang Antara. “Saya melihat mobil itu keluar dari SPBU Nunang Antara,” sebut Hendrik warga Kebayakan, 7 April 2026.
Namun memang belum bisa dipastikan kebenaranya. Saat ini aparat kepolisian dari Polres Aceh Tengah sedang menyelidiki.
Seperti hasil konfirmasi Wartawan Kabargayo.co.id kepada Kasat Reskrim AKP Mufakir. Disampaikan Mufakir kejadian terbakarnya mobil itu masih diselidiki anggota Polres Aceh Tengah.
“Masih kita selidiki bang,” ungkap Kasat Reskrim AKP Mufakir. Begitu juga terkait berapa liter jumlah minyak dan jenis minyak.
“Masih kita dalami dulu ya bang,” lanjut Kasat Reskrim.
Sampai berita ini diturunkan masyarakat umum masih terus mempertanyakan asal usul minyak yang diduga penimbunan. Dengan harapan kasus ini bisa diungkap.
Kejadian naas itu terjadi disiang bolong usai masjid-masjid menyelesaikan sholat juhur, tepat di pukul 14.10 WIB.
Penulis, JURNALISA