160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Warga Masih Hidup Dibawah Tenda, Alat Pertambangan Emas Ileggal Hadir di Linge

TAKENGON, KABARGAYO | Belum juga pulih dati bencana alam yang menimpa sebagian besar warga di Kemukiman Jamat. Kini alat berat pengolah emas susah hadir ditengah-tengah warga, dan ditolak aktivis.

Warga sangat terkejut dengan kehadiran alat berat itu, pasalnya sebagian warga masih tinggal ditenda pengungsian. Ini terjadi di Dusun Jamat, Wih Dusun Jamat  Linge. Alat berat perjuangan emas ilegal berada didekat pinggiran sungai dilokasi pencana, 16 April 2026.

Di lokasi warga menemukan mesin penyedot air Merj Dompeng serta alat alat penyaringan emas dengan ukuran cukup besar.

Warga juga mengatakan sempat bertemu beberapa orang yang mengaku toke emas dari luar daerah telah
tiba dilokasi tersebut.

Kendati belum terlihat adanya aktivitas pertambangar ilegal, warga menduga kuat alat-alat tersebut akan digunakan untuk aktivitas itu.

Warga setempat, Badri linge, mengatakan bahwa saat ini alat pertambangan ilegal tersebut berada di Desa Delung Sekinel.

“Kami menduga mereka ini akan melaksanakan aktivitas pertambangan ilegal disana,” ujar Badri kesal.

Badri mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengambil tindakan dengan menyita dar memusnahkan alat tersebut.

Dirinya menyesalkan sikap oknum yang berupaya meraih laba ditengah bencana.

“Kita mendesak aparat penegak hukum segera menyita alat-alat tersebut, dan melakukan penyidikan mendalam guna menangkap pelaku perbuatan yang melakukan hukum itu,” harap Badri.

Penulis, JURNALISA

 

KABARGAYO.CO.ID ~ KRITIS, INDEPENDEN & TERPERCAYA

You might also like