TAKENGON, KABARGAYO | Sejak awal April 2026 dikebut pengerjaan pemasangan kerangka jembatan Biley yang dilakukan oleh Zidam Kodam Iskandar Muda, jajaran Danramil Linge, YON TP 854/DK serta warga setempat.
Jembatan ini hanyut dibawa air sejak November 2025 lalu akibat air deras. Infrastruktur ini sangat krusial karena merupakan urat nadi yang menghubungkan lima desa, antara lain; Reje Payung, Kute Reje, Jamat, Linge serta Delung Sekinel.
Sejak bencana terjadi masyarakat hanya bisa mengunakan jembatan darurat yang dibangun secara swadaya oleh relawan dari Kecamatan Jagong.
Dengan segala resiko saat melakukan penyebrangan, dan tak jarang ada sepeda motor yang hanyut terbawa deras arus sungai Kala Ili.

Kini kontruksi jembatan Kala Ili telah bisa dilalui oleh angkutan dengan muatan 15 Ton dengan panjang jembatan 50 meter.
Jembatan juga telah di peusijuk (tepung tawar-red) tanda bisa dilalui kendaraan umum.
Disampaikan Danramil Linge, Lettu Inf Mukhlis menyampaikan kegiatan pengerjaan jembatan dilakukan mulai April 2026, “Alhamdulillah telah selesai dan bisa dilalui oleh warga setempat,” sebut Lettu Mukhlis, 3 Mai 2026.
Kalak BPBD, Andalika, ST mengatakan, dengan fungsional jembatan ini masyarakat sudah bisa mengunakan dengan selalu menjaga dan melaporkan jika ada kendala atau hal yang perlu ditangani dengan cepat oleh semua pihak.
Penulis, JURNALISA