160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Pertemuan Menlu Sugiono dan Delegasi Bupati Haili Yoga Atas Perintah Presiden Prabowo Subianto Untuk Kemajuan Aceh Tengah

TAKENGON, KABARGAYO | Pertemuan antara delegasi Bupati Aceh Tengah Haili Yoga bersama Menteri Luar Negeri Sugiono telah terjadi, 23 May 2026 dengan suasana yang cukup syahdu, melihat dari beberapa foto yang beredar dengan lokasi yang tidak disebutkan.

Tampaknya pertemuan dengan Bupati Haili Yoga atas undangan Kemenlu itu didasari perintah dari Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan bencana. Lain itu Sugiono juga memang putra kelahiran Takengon, alumni SMP Negeri 1 Takengon.

Sudah tentu harus ada perhatian serius untuk daerah kelahiran, lain itu Aceh Tengah memang daerah yang paling banyak titik bencana, sehingga perlu penanganan serius oleh pemerintah pusat.

Ada beberapa poin isi dari pertemuan itu antara lain; 1. Pengembangan Konservasi Gajah di Kampung Karang Ampar Kecamatan, Ketol Aceh Tengah
2. Pengembang lahan perkebunan kopi pasca terjadinya bencana alam
3. Pembangunan rumah kopi serta pengembangan Hilirisasi pusat kopi Gayo terpadu
4. Pembangunan Masjid Apung Danau Lut Tawar
5. Pembangunan Tanggul Boom Mendale
6. Pembangunan Geopark Danau Lut Tawar
7. Program Gentengnisasi di beberapa kampung yang akan dilaksana di Aceh Tengah, sebagai contoh awal yaitu Kampung Medale dan Desa Kala Segi
8. Pembangunan TPA di Mulie Jadi beserta sarana dan prasarana pengelolaan sampah
9. Pengembangan PDAM Tirta Tawar
10. Rehabilitasi Pasar Pajak Ikan
11. Penambahan alat berat untuk mendukung penanganan pemulihan bencana alam.

Sebelas poin dibicarakan dalam pertemuan itu, menurut Bupati Haili Yoga semua menjadi prioritas. Seperti Tanggul Bom Mendale dimana saat ini sangat dibutuhkan, selain untuk menambah ruas jalan, sebagai kawasan wisata Danau Lut Tawar.

Haili Yoga berharap walau tidak semua beberapa poin krusial bisa menjadi prioritas yang akan dikerjakan dalam dua tahun ini.

“Ya kita inginkan semua. Namun kondisi secara umum juga harus kita pertimbangkan. Prioritas Gentengnisasi dan Pembangunan Tanggul Bom – Mendale, TPA serta Masjid Apung,” semoga bisa terealisasi dari pertemuan tersebut.

Dalam suasana penuh keakraban, silaturahmi itu menandakan kekompakan pimpinan dan tokoh Gayo untuk perkembangan ekonomi kedepan. Nilai positif ini tentu harus kita hargai dengan nilai semangat bersama membangun Aceh Tengah.

Presiden Prabowo Subianto yang mempunyai niat membangun rumah gentengnisasi di wilayah Indonesia, tampaknya akan membuat beberapa desa di Aceh Tengah sebagai contoh nasional.

Rumah Gentengnisasi menjadi pembahasan yang terlama dan terkonsep, seperti di sampaikan Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq yang turut hadir.

“Mungkin daerah Aceh Tengah menjadi percontohan rumah Gentengnisasi yang dibicarakan dalam vorum terbatas waktu itu,” kata Kapolres Taufiq yang terkagum bisa berjumpa dengan Sugiono sebagai Putra Gayo.

Perumahan Gentengnisasi nantinya akan dimulai dari Desa Mendale dan Desa Kala Segi.

Demikian pula yang disampaikan Kadis PUPR Aceh Tengah Pijas Visara, dalam petemuan yang penuh nilai kekeluargaan itu, menurut Pijas dari penyampaian Menlu Sugiono, pertemuan itu langsung atas perintah Bapak Presiden Prabowo Subianto.

“Ya tersirat begitu. Menariknya pertemuan kemarin tampaknya atas perintah Presiden Prabowo melalui Sugiono,” ungkap Pijas Visara melalui Whatshapp, 25 May 2026.

Penulis, JURNALISA

 

 

KABARGAYO.CO.ID ~ KRITIS, INDEPENDEN & TERPERCAYA

You might also like