160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Akibat Kedipan Mata, Nyawa Melayang

TAKENGON, KABARGAYO – Tersulut api emosi dan rasa cemburu seorang pria paruh baya di Kampung Remesen, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah meregang nyawa RN.

Ceritanya begini, korban dan pelaku masih satu kampung. Dan peristiwa terjadi dirumah pelaku Dusun Burlah, Kampung Remesen, 16 November 2024, sekira pukul 08.30 Wib.

RD menghabisi nyawa RN dengan cara membacokan parang ke beberapa bagian tubuh lalu mengorok leher korban RN hingga hampir putus.

Amarah RD muncul diduga karena RN diduga mengedipkan mata kepada istri RD. Dimana kedua antara pelaku dan korban masih satu lingkungan yang berada tidak berjauhan.

Kasat Reskrim Aceh Tengah, Iptu Deno mengatakan peristiwa bermula saat RD dan istrinya RA sedang memperbaiki saluran air yang mampek.

Sedangkan korban sedang menjemur kopi. Tiba-tiba Istri RA menghampiri pelaku RN, sambil bertanya, “Kenapa kamuengedipkan mata kepada saya,” kata Istri RD.

Mendengar perkataan istrinya RD dirasuki rasa cemburu, langsung mendatanggi korban. Dengan sebilah parang ditangan, menyerang korban dengan membabi buta, hingga luka di bagian kepala.

Setelah korban roboh (jatuh-red) ke tanah, pelaku kembali mengorok leher korban, nyaris putus dan meninggal.

Pelaku telah diamankan di Mapolres Aceh Tengah, untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku RD sudah kita amankan di Polres Aceh Tengah, untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Iptu Deno. Jurnalisa

 

iklan