160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

AZ Pelajar MTsN 5 Ratawali Dimakamkan, Keluarga Berduka. Begini Kronologisnya.

TAKENGON, KABARGAYO | AZ, pelajar MTsN 5 Ratawali, telah dimakamkan di Kampung Desa Sukaramai, Kabupaten Bener Meriah. Keluarga sangat kehilangan sosok anak yang dicintai.

Syahria, salah satu Kabid di Kementerian Agama (Kemenag) Aceh Tengah, menyampaikan kronologi kejadian hingga merenggut nyawa AZ.

Awalnya di kelas IX MTsN 5 Ratawali yang berjumlah 30 pelajar, guru kelas melakukan pemeriksaan pekerjaan rumah yang disebut resume. Dari 30 pelajar, hanya tiga orang yang menyelesaikan tugas tersebut.

Karena hampir satu kelas tidak menyelesaikan tugas, guru kelas yang diduga bernama Risky Alfatah mengambil inisiatif menghukum para pelajar dengan cara berdiri sambil melompat-lompat di dalam kelas yang diikuti oleh semua pelajar tanpa terkecuali.

Pada lompatan ketiga, AZ langsung rebah dan mengatakan kakinya kram. Oleh guru dan pelajar lain, AZ kemudian dibawa ke ruang UKS untuk mendapatkan penanganan.

Guru kemudian menelepon orang tua/wali murid. Setelah orang tua tiba di sekolah, AZ dibawa keluarga dengan rencana diurut ke Desa Asir-Asir, Kecamatan Lut Tawar, menggunakan mobil milik keluarga.

Namun di tengah perjalanan, sebelum sampai ke tempat tujuan, kondisi AZ memburuk.

Lalu korban dibawa ke Puskesmas Bebesen untuk mendapatkan penanganan medis. Karena tidak mampu ditangani Puskesmas Bebesen, korban AZ kemudian dirujuk ke RSUD Datu Beru Takengon.

Namun setelah diperiksa dokter, nyawa AZ tidak tertolong. Salah satu perawat menyebut kondisi AZ saat tiba di rumah sakit sudah tidak ada.

“Ya sampai di rumah sakit nyawa AZ sudah tidak ada,” kata perawat yang enggan disebutkan namanya, 24 September 2026.

Pihak keluarga sejauh ini belum berhasil dikonfirmasi karena masih dalam suasana duka atas berpulangnya AZ yang duduk di kelas IX MTsN 5 Ratawali, Kecamatan Kute Panang.

Penulis, JURNALISA

Berita Terkait
iklan