TAKENGON, KABARGAYO | Mengawali tugas sebagai Kapolres Aceh Tengah, AKBP Teguh Siswoyo, S.H., S.I.K., M.H, memilih membangun komunikasi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan Safari Subuh Rabu Berkah di Masjid Az-Zikra, Kampung Lot Kala, Kecamatan Kebayakan, Rabu (16/9/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Kapolres memohon dukungan seluruh elemen masyarakat sekaligus mengajak warga memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), merawat kelestarian alam, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas di Aceh Tengah. Mari kita saling mengingatkan dan berbuat baik demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman,” ujar AKBP Teguh Siswoyo.

Ia menjelaskan, tugas kepolisian tidak hanya memelihara Kamtibmas dan menegakkan hukum, tetapi juga memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, keterlibatan aparatur kampung, Sarakopat, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh warga menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai upaya mencegah terjadinya bencana.
“Alam harus kita jaga bersama. Bencana juga dapat terjadi akibat kelalaian manusia dalam menjaga dan memperlakukan lingkungan. Mari kita berbuat baik, menjaga alam, serta berdoa agar Aceh Tengah dijauhkan dari berbagai musibah,” katanya.
Selain sebagai tempat ibadah, Kapolres menilai masjid memiliki peran strategis sebagai ruang mempererat silaturahmi, bermusyawarah, dan membangun kebersamaan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara bersama-sama dan penuh kearifan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial agar ruang digital tetap sehat dan tidak menimbulkan keresahan.
“Mari kita jaga Kamtibmas di Aceh Tengah untuk Aceh Tengah yang lebih baik. Musara Ate, Sara Tuju,” tutup Kapolres.
Penulis, JURNALISA