160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Diiringi Tari Guel dan Pedang Pora, AKBP Teguh Siswoyo Resmi Pimpin Polres Aceh Tengah

TAKENGON, KABARGAYO – Langkah AKBP Teguh Siswoyo, S.H., S.I.K., M.H., memasuki gerbang Mapolres Aceh Tengah diiringi Tari Guel dan formasi Pedang Pora, Senin (14/9/2026). Prosesi tersebut menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru sekaligus berakhirnya masa tugas AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., di Bumi Gayo.

Acara lepas sambut yang berlangsung sejak pukul 08.30 WIB itu berlangsung khidmat dan sarat haru. Tradisi ini menjadi penyambutan bagi Kapolres baru sekaligus momen perpisahan bagi AKBP Muhamad Taufiq bersama jajaran yang selama ini mendampinginya.

Rangkaian diawali dengan pengalungan bunga oleh AKBP Muhamad Taufiq kepada AKBP Teguh Siswoyo. Dilanjutkan penampilan Tari Guel sebagai bentuk penghormatan dan kearifan lokal Gayo.

Suasana semakin khidmat saat para Kapolsek dan perwira membentuk formasi Pedang Pora. Tradisi ini menjadi simbol penghormatan, kebersamaan, kekompakan, dan loyalitas dalam mengiringi pergantian pimpinan.

Usai penyambutan, AKBP Muhamad Taufiq memperkenalkan pejabat utama dan Kapolsek jajaran kepada AKBP Teguh Siswoyo. Perkenalan ini menjadi langkah awal memperkuat koordinasi dan sinergi pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan Apel Farewell Parade. Dalam sambutannya, AKBP Muhamad Taufiq menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi rekan-rekan dalam mendukung pelaksanaan tugas saya selama di sini. Saya mohon doa restu untuk melaksanakan tugas di Polres Nagan Raya,” ujarnya.

Ia juga memohon maaf apabila selama bertugas ada perkataan dan perbuatan yang kurang berkenan. “Kenangan suka dan duka, termasuk dalam penanganan bencana di Aceh Tengah, kita lalui bersama. Itu sangat dramatis dan sangat berkesan bagi saya,” katanya.

Sementara itu, AKBP Teguh Siswoyo menyampaikan terima kasih atas sambutan jajaran. Ia berharap pergantian ini menjadi momentum mempertahankan capaian dan meningkatkan kinerja.

“Semoga pelaksanaan apel pertama ini membawa berkah dan harapan baik ke depan. Situasi sampai saat ini dalam keadaan aman dan kondusif,” kata AKBP Teguh.

“Estafet kepemimpinan Bapak AKBP Muhamad Taufiq ini minimal dapat kita pertahankan dan semoga dapat kita tingkatkan. Harapan kita semua, _murasa ate, sabe tuju_ untuk masyarakat,” ujarnya.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan Laporan Satuan antara Kapolres lama dan baru di Aula Polres, disaksikan pejabat utama dan Kapolsek jajaran.

Puncak haru terjadi saat kenal pamit. Formasi Pedang Pora kembali digelar untuk mengantar AKBP Muhamad Taufiq bersama Ny. Vifa Taufiq meninggalkan Mapolres. Diiringi lagu perpisahan dan pembacaan puisi, keduanya berjalan melewati gerbang utama.

Estafet kepemimpinan pun berlanjut. Dari satu pemimpin kepada pemimpin berikutnya, pengabdian kepada masyarakat, menjaga keamanan, dan mempertahankan kepercayaan publik menjadi tanggung jawab yang terus diteruskan.

Penulis, JURNALISA

Berita Terkait
iklan