160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Camat Ketol Zumara Winni Kutarga; Kalau Kehadiran Alat Berat Untuk Tambang Ileggal Masyarakat Ketol Menolak

TAKENGON, KABARGAYO | Kabar tiga alat berat (Excavator) masuk ke Desa Kekuyang, Kecamatan Ketol menyeruak panas di Media Sosial. Berbagai praduga muncul hingga suara pedas para pemerhati lingkungan.

Juga aparat kepolisian serta Satpol PP-WH memastikan, bahwa kegiatan pertambangan tidak benar.

Suara lain setelah dikonfirmasi kepihak empunya wilayah yaitu Camat yang dipimpin Zumara Winni Kutarga.

Camat yang lebih sering disapa Jujuk ini menyampaikan secara gamblang, bahwa kegiatan tambang tidak ada diwilayahnya atas kabar yang beredar luas.

“Tidak ada aktivitas tambang, atas tiga alat berat yang masuk beberapa hari lalu ke wilayah kami,” terang Jujuk memastikan, 2 Juli 2026.

Jujuk juga menyampaikan alat berat yang masuk itu, membuka lahan milik masyarakat yang telah bersertifikat dikawasan Areal Pengunaan Lain (APL). “Lahanya ada ratusan hektar. Mereka sudah bekerja sama dengan Galasantara,” ungkap Jujuk lagi.

Camat Ketol juga menyampaikan bahwa lahan yang akan dibuka dikelola oleh tiga desa, antara lain; Kekuyang, Buge Ara serta Burlah.

Disampaikan Camat juga, kalau kehadiran alat berat untuk tambang ileggal, masyarakat Ketol menolak semua, kata Jujuk.

Penulis, JURNALISA

KABARGAYO.CO.ID ~ KRITIS, INDEPENDEN & TERPERCAYA

You might also like