160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Di Bawah Hunian Sementara, Arminsyah Mendengar Kabar Putrinya Miftah Ulfa Lulus Sebagai Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad)

TAKENGON, KABARGAYO | Belakangan hampir tidak pernah kita dengar putri gayo lulus sebagai Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).

Namun kabar baik ini muncul dari Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. Anak dari seorang ibu korban bencana alam hidrometeorologi. Dan kedua orang tuanya baru saja menempati Hunian Sementara (Huntara).

Miftah Ulfa anak sukung pasangan Arminsyah dan Muniati ini sudah beberapa kali tes untuk memuluskan tekadnya sebagai seorang prajurit wanita, baik di Kowad dan Polri. Namun waktu itu dewi portuna belum berpihak kepadanya.

Tekadnya semakin bulat dengan pengalaman kegagalan. Dirinya atas restu orang tua kembali berangkat menuju Bandung (Jawa Barat) untuk tes. Tes sebagai Wanita Angkatan Darat di sekolah calon Bintara Rindam III/SiliwangiBandung.

Bagaimana tidak membanggakan putri dari Kecamatan Linge ini salah satu dari delapan orang yang lulus Se-Aceh.

Keluarga sangat terkejut, saat Miftah Ulfa melakukan percakapan melalui telepon mengabarkan bahwa dirinya lulus dengan nilai yang sangat baik.

Diujung telepon Miftah terus menceritakan seluruh perjalanan dirinya saat tes di Bandung. “Ama, Alhamdulillah Miftah Ulfa lulus,” kata Miftah diujung telepon.

Tanpa dirasa air mata kedua orang tuanya jatuh menetes dengan suasana hati yang haru bercampur sedih mengingat perjuangan anaknya menuju Bandung hanya bermodalkan uang senilai, Rp.500 ribu.

Dengan kondisi keuangan yang pas pasan Miftah dengan tekad kuat dan bulat meminta ijin kepada kedua orang tuanya. Berasal dari Desa Jamat, Linge Miftah Ulfa tak canggung untuk menuju sukses dengan bersaing dengan ratusan calon Kowad lainya.

Armin dan istri sebelum keberangkatan anak sulungnya sangat mendukung sang anak untuk berjuang dan mewujudkan cita-citanya sebagai abdi negara.

Armin bukanlah keluarga yang berkecukupan dalam kehidupan sehari-hari. Dirinya (Armin) adalah korban bencana alam 26 November 2025 lalu dimana semua mata pencaharian keluarga hilang semua (Kebun dan Sawah), termasuk tempat tinggal.

Namun dibalik bencana itu, Allah menurunkan keberkahan lain. Ini tentu atas kuasa Allah SWT dan patut kita syukuri.

Perjalanan Miftah Ulfa tidaklah segampang membalikan telapak tangan. Dirinya sudah enam kali mengikuti tes Polri dan TNI. Namun rezekinya di bulan Juni 2026 ini. Miftah Ulfa resmi menjadi Kowad.

Miftah Ulfa sendiri ternyata bukan wanita biasa, dirinya mampu menghafal beberapa juz Al-Qur’an serta mempunyai kemampuan belajar diri yang mumpuni.

Penulis, JURNALISA

KABARGAYO.CO.ID ~ KRITIS, INDEPENDEN & TERPERCAYA

You might also like