160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

PT. Pegasing Alam Makmur Berkomitmen Membantu ESDM dan Kemajuan Bersama Hingga Pembangunan Berkelanjutan di Gayo

TAKENGON, KABARGAYO | CEO PT. Pegasing Alam Makmur dan PT. Arul Pegsing Mineral Dody Iwa Kusumajaya menyampaikan kegiatan pertambangan yang nantinya akan dilakukan tidak terlepas dari konsep penghijuan.

“Kita akan selalu menjaga keseimbangan alam. Saat ini pelaksanaan tambang tidak lagi seperti yang banyak orang bayangkan. Potensi alam berkelanjutan,” ungkap Dody saat diwawancara beberapa wartawan, 8 May 2026.

Seluruh kegiatan ekslorasi dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan standar akosistem.

“Eksplorasi kita lalukan dengan metode geologi modern meminimalkan dampak dan menjaga kelestarian akosistem. Ininakan kita terapkan,” lanjut Dody juga mempunyai beberapa media.

Tidak hanya itu disampaikan Dody pihaknya akan bersinergi dengan akademisi, pemerintah dan masyarakat untuk mendorong pembangunan berkelanjutan serta menciptakan nilai tambah bagi generasi sekarang dan mendatang.

“Kita akan perhatikan. Pembangunan berkelanjutan sangat dibutuhkan serta nilai tambah bagi generasi Gayo sekarang dan akan datang,” janji Dody.

Disampaikan Dody lagi pihaknya berkomitmen memberikan nilai tambah 2,5 persen dari penghasilan selain kepada Desa (Wilayah kerja-red), kabupaten serta zakat senilai 2,5 persen.

Lainya akan mendirikan Boarding School, biaya sekolah. Juga setiap tahunya menyekolahkan anak Gayo ke Sekolah Taruna di Jakarta.

“Kita akan lakukan. Kami akan membuat komitmen yang nyata dengan masyarakat dan pemerintah daerah. Kita harus bangkit dengan menyataan,” lanjut Dody didampinggi staf perusahaan.

Pihak perusahaan juga akan memanfaatka tenaga lokal sebanyak 70 persen. “Memberdayakan masyarakat lokal membangun desa lebih kuat,” sambungnya.

Pihak perusahaan juga menyingung hasil emas nantinya akan membuat istilah tersendiri bagi Gayo. “Kita akan buat Gayo Gold atau Aceh Gold. Sebutan untuk potensi emas yang berkualitas tinggi diwilayah Gayo, Aceh Tengah,” tutup Dody Iwa Kusumajaya.

Penulis, JURNALISA

KABARGAYO.CO.ID ~ KRITIS, INDEPENDEN & TERPERCAYA

You might also like