TAKENGON, KABARGAYO | Kadis Perhubungan Kabupaten Aceh Tengah menjadi perbincangan dikalangan anggota DPRK setempat. Pasalnya sudah tiga kali tidak hadir dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2025 di Gedung Dewan.
Genap, salah seorang politisi Nasdem sangat menyayangkan ketidak hadiran Iriansyah sebagai Kadis Perhubungan. Dimana menurut Genap banyak hal yang ingin ditanyakan terkait tupoksi Dinas.
Antara lain; Terkait Parkir, Traffic Light serta Marka jalan di seputaran Kota Takengon.
“Banyak hal yang ingin kami tanyakan kepada kadis tersebut, namun sayangnya dirinya tidak pernah hadir, termasuk capian dinas itu,” ungkap Genap berharap kedepan kadis tersebut kooperatif menghadapi sidang-sidang dewan.
Genap mempertanyakan komitmen dan keseriusan Ariansyah dalam mengelola instansi yang dipimpinnya. Ia menilai, ketidakhadiran dalam forum resmi menunjukkan lemahnya tanggung jawab kepala dinas terhadap tugas pokok dan fungsinya.
”Bagaimana mungkin seorang kepala dinas bisa mempertanggungjawabkan kinerja dan kebijakan dinasnya jika untuk hadir dalam rapat evaluasi saja tidak mampu? Sikap ini mencerminkan buruknya manajemen di Dinas Perhubungan,” lanjut Genap dengan nada tinggi.
Genap meminta bupati Haili Yoga segera memanggil dan menasihati Iriansyah yang mangkir dari sidang-sidang di lembaga perwakilan rakyat.
“Bupati Haili Yoga harus menegur dan melakukan evaluasi terhadap Kadis Perhubungan,” pinta Genep, 2 Mai 2026.
Penulis, JURNALISA