160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Pejoging Musara Alun Minta Batang Kayu Rapuh Dipotong, Aswaf; Pemerintah Harus Benahi Sarana Joging

TAKENGON, KABARGAYO | Komunitas pejoging di Lapangan Musara Alun meminta petugas kebersihan atau pihak berwenang memotong batang kayu yang mulai lapuk kondisinya.

Wajar para pejoging meminta pohon kayu itu ditumbangkan karena akan membahayakan para pencari udara segar di Musara Alun.

“Kami meminta pihak berwenang segera memotong atau merobohkan batang kayu yang sudah tua dimakan usia itu. Kalau dibiarkan, khawatir batangnya yang mulai lapuk jatuh dan mengenai para pejoging,” ujar Aswaf yang hari-hari berada dilapangan Musara Alun.

Beberapa pekan lalu, batang pohon atau ranting jatuh kebagian trak joging, untung tidak mengenai warga yang sedang berolahraga.

Selain itu warga juga pemerintah daerah memperbaiki sarana joging yang belum memadai di Lapangan Musara Alun. Kondisi Musara Alun sebenarnya sangat tidak layak digunakan, karena jika musim hujan becek dan ber-air, lain itu kalau musim kemarau berdebu.

“Kalau hujan becek dan kalau kemarau berdebu kondisi itu sangat membuat para olahragawan yang ingin mencari udara segar dan mengelilingi lapangan kerap sekali harus lompat sana sini menghindari air jika hujan,” ujar Sukri warga Bebesen, 31 Juli 2026.

Penulis, JURNALISA

KABARGAYO.CO.ID ~ KRITIS, INDEPENDEN & TERPERCAYA

You might also like