160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Bupati Haili Yoga Tegaskan Dewan Pengawas Baitul Mal Harus Aktif, Bukan Penonton

TAKENGON, KABARGAYO | Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si., menegaskan pentingnya Dewan Pengawas Baitul Mal Aceh Tengah menjalankan fungsi pengawasan secara aktif. Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran Baitul Mal di Masjid Agung Ruhama Takengon, Rabu (1/10/2026), usai shalat Subuh berjamaah.

Pertemuan tersebut dihadiri Komisioner Baitul Mal, seluruh Dewan Pengawas Baitul Mal, Ketua MPU Aceh Tengah, Rektor IAIN Takengon, Plt. Sekda, sejumlah kepala SKPK, tokoh masyarakat, organisasi profesi IBI, IDI dan PPNI, serta Ketua Forum Reje.

Bupati Haili Yoga mengatakan, Baitul Mal memiliki peran penting dalam membantu masyarakat melalui pengelolaan zakat, infak dan sedekah. Untuk itu, seluruh unsur di dalam kelembagaan Baitul Mal harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Setiap organisasi sudah diberikan tanggung jawab dan tugas. Dewan Pengawas bukan sebagai penonton, tetapi harus menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan masukan,” tegas Haili Yoga.

Ia juga mendorong Baitul Mal agar lebih proaktif menjemput potensi zakat, infak dan sedekah dari masyarakat maupun pelaku usaha. Menurutnya, masih terdapat masyarakat yang membutuhkan perhatian, sehingga program Baitul Mal harus disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi nyata di lapangan.

“Baitul Mal harus hadir menjemput bola dan terus berinovasi. Kita masih menemukan anak-anak yang tidak bersekolah dan rumah masyarakat yang tidak layak huni. Ini harus kita data dan kita carikan solusi,” ujarnya.

Bupati turut menyoroti pentingnya kolaborasi Baitul Mal dengan SKPK dalam menjalankan program sosial. Ia menyebut sejumlah program yang telah berjalan, termasuk bantuan hewan kurban untuk mendukung pemenuhan gizi ibu hamil dan anak sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Menurutnya, kolaborasi tersebut turut memperkuat berbagai program daerah, termasuk keberhasilan Kecamatan Silih Nara meraih peringkat pertama dan Kecamatan Atu Lintang peringkat ketiga dalam program GENTING tingkat Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga mengarahkan agar penetapan Ketua Dewan Pengawas Baitul Mal dilakukan melalui musyawarah. Ketua yang nantinya ditetapkan diharapkan mampu menggerakkan fungsi pengawasan dan memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur Baitul Mal.

“Yang kita cari bukan sekadar siapa yang menjadi ketua, tetapi bagaimana Dewan Pengawas benar-benar bekerja dan memberikan manfaat bagi penguatan Baitul Mal,” kata Bupati.

Bupati juga berharap Baitul Mal Aceh Tengah semakin aktif hadir di tengah masyarakat, sehingga zakat, infak dan sedekah yang dikelola dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan tepat sasaran.

Penulis, JURNALISA

Berita Terkait
iklan