160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon “Tambah” ESDM Pendidikan Lulusan Sudan dan Australia

TAKENGON, KABARGAYO | Hari bahagia bagi keluarga besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon. Bagaimana tidak 22 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) berhasil menyelesaikan pendidikan program dokter (S3) dibeberapa perguruan tinggi dari luar negeri.

Acara, 22 Juli 2026 berlangsung sederhana di Aula IAIN dengan menghadirkan undangan. Kegiatan menjadi ungkapan syukur atas bertambahnya sember daya manusia bergelar dokter sekaligus bentuk penghormatan terhadap pencapaian adekik yang diraih sivitas akademika.

Prosesi tepung tawar berlangsung khidmat dengan nuansa adat Gayo yang sarat makna. Tradisi ini menjadi simbol doa, keberkahan, dan harapan agar ilmu yang telah diperoleh dapat memberikan manfaat bagi pengembangan institusi, masyarakat dan bangsa.

Melalui kegiatan tersebut, IAIN Takengon juga menegaskan komitmennya dalam menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari budaya akademik kampus.

Enam belas doktor baru tersebut berasal dari berbagai disiplin ilmu dan menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Sebagian menyelesaikan studi di Medan dan Banda Aceh sementara lainnya menempuh pendidikan di Sudan dan Australia.

Keragaman latar belakang keilmuan ini diharapkan semakin memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan IAIN Takengon.

Acara syukuran turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tengah, di antaranya Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan, M.S.P., Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto, Wakapolres Aceh Tengah Kompol Samsir, S.H serta Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah Tgk. Amry Jalaludin.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di IAIN Takengon.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Takengon, Prof. Dr. Ridwan Nurdin, MCL., menyampaikan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia harus berjalan beriringan dengan pengembangan kelembagaan dan infrastruktur kampus.

Saat ini IAIN Takengon mencapai 53 orang, terdiri atas 49 dosen dan 4 tenaga kependidikan. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kapasitas akademik IAIN Takengon sekaligus memperkuat langkah institusi menuju transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Penulis, JURNALISA

KABARGAYO.CO.ID ~ KRITIS, INDEPENDEN & TERPERCAYA

You might also like