BANDA ACEH, KABARGAYO | Sastrawan Senior LK Ara bersilaturahmi dengan Plt Sekda Aceh, Taufik, ST, M.Si di Ruangan kerja di Kantor Gubernur Aceh, 9 September 2026.
Seniman asal Tanoh Gayo ini tak pernah kendor menulis terkait melalui puisi serta buku.
Dalam kunjunganya, LK Ara menyerahkan buku terbarunya berjudul Syair Riwayat Sultan Iskandar Muda yang diterbitkan dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris.
Dalam pertemuan yang penuh akrab itu, LK Ara sebagai seniman Indonesia menyampaikan bahwa buku tersebut merupakan bagian ikhtiarnya untuk merawat ingatan sejarah Aceh melalui karya sastra.
Melalui syair, LK Ara menghadirkan kembali riwayat Sultan Iskandar Muda, salah seorang tokoh terbesar dalam sejarah Kesultanan Aceh yang dikenal karena kepemimpinannya serta kejayaan Aceh pada masanya.
Buku Syair Riwayat Sultan Iskandar Muda mendapat perhatian khusus karena diterbitkan dalam dua bahasa. Kehadiran edisi Bahasa Inggris diharapkan dapat memperkenalkan sejarah dan kebesaran Aceh kepada pembaca yang lebih luas, termasuk masyarakat internasional.
Buku tersebut juga dilengkapi kata sambutan dari Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, serta Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem).
Dalam kesempatan itu, LK Ara juga berbagi cerita mengenai perjalanan kepenyairannya dan upayanya selama ini dalam mengangkat sejarah, kebudayaan, serta nilai-nilai peradaban Aceh melalui puisi dan syair.
Sastrawan senior tersebut baru-baru ini menerima Anugerah Adiluhung 2026 dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon, sebagai bentuk penghargaan atas perjalanan panjang dan pengabdiannya dalam dunia kebudayaan dan kesusastraan Indonesia.
Di usia 89 tahun, LK Ara tetap menunjukkan semangat berkarya. Baginya, sastra bukan sekadar tempat menulis puisi, melainkan juga ruang untuk menyimpan ingatan sebuah bangsa.
Penyerahan buku Syair Riwayat Sultan Iskandar Muda kepada Plt. Sekda Aceh Taufik, ST, M. Si menjadi bagian dari upaya mempertemukan karya sastra dengan para pemangku kebijakan, sekaligus mengingatkan pentingnya merawat sejarah dan kebudayaan Aceh.
Penulis, JURNALISA