160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Kepala SMP Negeri 2 Takengon Bantah Tudingan Terhadapnya, Salimsyah; Tidak Benar, Suhada Yang Tidak Pernah Hadir

TAKENGON, KABARGAYO | Polemik pelaksanaan Program Revitalisasi SMP Negeri 2 Takengon Kementerian Pendidikan memasuki babak baru.

Salimsyah membantah bahwa Suhada dikeluarkan atau tidak lagi sebagai ketua tim Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

“Tidak benar, bahkan Suhada yang tidak pernah hadir saat kami undang dalam kegiatan revitalisasi selama ini,” ungkap Salimsyah, 17 Juli 2026.

Ia menyatakan nama Suhada hingga kini masih tercantum sebagai Ketua Tim P2SP pada aplikasi milik Kementerian Pendidikan.

“Namanya masih tetap di aplikasi kementerian sebagai ketua,” kata Salimsyah lagi.

Salimsyah juga menjelaskan bahwa selama pelaksanaan revitalisasi, Suhada dinilai tidak aktif mengikuti berbagai rapat maupun koordinasi yang berkaitan dengan proyek.

Menurutnya, pihak sekolah telah berulang kali menghubungi yang bersangkutan melalui pesan WhatsApp maupun sambungan telepon, namun komunikasi tidak selalu berjalan efektif karena Suhada disebut kerap berada di luar daerah.

“Beliau sering tidak hadir saat rapat. Kami beberapa kali menghubungi melalui WhatsApp dan telepon. Kadang telepon diangkat, kadang beliau sedang berada di luar daerah. Sementara pekerjaan revitalisasi harus tetap berjalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil konsultasi dengan fasilitator, progres fisik proyek revitalisasi SMP Negeri 2 Takengon saat ini telah mencapai sekitar 50 hingga 60 persen.

Terkait pelaporan ke Kejaksaan Negeri Takengon, Salimsyah Kepala SMP Negeri 2 Takengon berpendapat bahwa langkah yang ditempuh Suhada merupakan kekeliruan.

Meski demikian, ia menyatakan siap memberikan keterangan apabila sewaktu-waktu diminta oleh aparat penegak hukum.

Anehnya, setelah memberikan klarifikasi Salimsyah tidak memberi ruang kepada wartawan mengambil gambar diri.

Penulis, JURNALISA

 

KABARGAYO.CO.ID ~ KRITIS, INDEPENDEN & TERPERCAYA

You might also like