TAKENGON, KABARGAYO – Suasana mendekati lebaran, mulai terasa di tengah Kota Wisata Takengon. Bagaimana tidak rasanya lebaran belum lengkap, kalau belum membeli pakaian baru.
Ekonomi masyarakat Gayo yang stabil kiranya tidak terpengaruh dengan kondisi ekonomi global. Tanaman kopi selalu menjadi penopang hidup masyarakat daratan tinggi Gayo.
Seperti yang terlihat sepuluh hari puasa tahun ini, toko-toko pakian telah dilirik oleh warga yang datang dari berbagai penjuru Kecamatan di Aceh Tengah.
Dijalan Lintang salah satunya, warga mulai terlihat datang dengan membawa keluaga untuk berbelanja kebituhan lebaran.
“Sekedar lihat-lihat bang, datang bersama keluarga,” kata aman Dewi yang datang dari Jagong.
Suasana toko-toko memang terlihat ramai, namun sayangnya penjual toko tidak menawarkan harga yang pantas bagi masyarakat yang ingin berbelanja lebaran.
“Harga tinggi sekali tidak sesuai dengan bahan yang kami lihat, harga seharusnya di kontrol oleh para pihak agar masyarakat tidak terjekik dengan harga tinggi,” ucap Inen Sadli yang menemani keluarga berbelanja.
Harapan Inen Sadli tentu harus menjadi perhatian pemerintah dibawah pimpinan Penjabat Bupati Mirzuan.MT, agar dapat harga stabil dan terjangkau.
“Harapan kami begitu, pemerintah dibawah pimpinan Pj Mirzuan harus melihat kebawah, harga-harga tinggi, tidak semua warga mampu menghadapi situasi ini,” ujar Inen Sadli. Jurnalisa