TAKENGON, KABARGAYO | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru Takengon mengadakan bakti sosial operasi bibir sumbing. Direktur Gusnarwin mengatakan kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun.
“Kita rutin mengadakan kegiatan ini setiap tahun agar keluarga dan pasien terbantu,” ucap Gusnarwin, 27 April 2026.
Selain bibir sumbing, juga diadakan operasi celah langit bocor. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui RSUD Datu Beru.
Mengusung tema “Takengon Tersenyum Mampat Belangi”, dibuka di Ruang Mawar, 25 April 2026.
“Kegiatan ini untuk menghadirkan harapan besar di hidup anak-anak kita dapat tersenyum seperti anak-anak lain seusianya,” ujar Direktur RSUD Datu Beru Gusnarwin.
Gurnarwin menegaskan, anak-anak yang terlahir dengan kondisi bibir sumbing yang tentunya membutuhkan penanganan medis sejak dini.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan program bupati Haili Yoga membantu warga yang beberapa memiliki keterbatasan akan finansial untuk menjalankan operasi,” katanya.
Hingga Sabtu kemarin, sudah ada 16 pasien yang terdaftar untuk dilakukan operasi penanganan bibir sumbing.
“Dua diantaranya berasal dari Bener Meriah. Diantaranya terdapat beberapa pasien yang sudah 2 atau 3 kali menjalani operasi, bahkan sudah ada yang sampai ke tahap terakhir atau finishing,” ucap Gusnarwin.
Kegiatan yang didukung oleh organisasi Smile Train yang diketuai oleh Rahmat ini, dilaksanakan oleh tiga dokter bedah.
“Kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan oleh RSUD Datu Beru untuk memberikan penanganan kepada anak-anak yang menderita bibir sumbing karena mereka juga memiliki impian besar kedepannya tanpa ada kekurangan seperti anak normal lainnya,” demikian Gusnarwin.
Penulis, JURNALISA