TAKENGON, KABARGAYO | Penanganan badan jalan yang kena longsor akibat banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah terus dikebut.
Disampaikan Kepala Dinas PUPR Pijas Visara penanganan jalan yang tertimbun pasca longsor yang mengurung 9 kecamatan terdampak di Takengon sudah mulai ditangani.
Sebagian akses jalan sudah bisa dilalui. “Paska masa panik kemarin berlahan alat berat bekerja. Kendala sejauh ini tidak ada, hanya saja butuh waktu. Karena bencana ini menyebar di sembilan Kecamatan,” ungkap Pijas Visara, 1 Desember 2025.
Hari ini pihak PUPR mengerahkan alat berat (bekerja) di jalan nasional Pegasing menuju Isaq. “Ada 21 titik longsor yang harus dibuang dan sedang dikerjakan, InsyaAllah tembus dalam beberapa hari kedepan,” ungkap Pijas Visara.
Untuk menembus Kecamatan Bintang dari Kota Takengon, (1 Desember 2025) dua alat berat, sedang bekerja dua alat berat membersihkan tanah longsor yang menutup akses jalan.
“Kita terus berupaya membuka bagian jalan sebelah kanan arah Kecamatan Bintang dengan mengerahkan dua alat berat. Target kita 21 titik longsor berupaya dua hari ini,” jawab Pijas Visara.
Pijas juga menjelaskan sementara Kecamatan Silih Nara, Kute Panang, Ketol, Lut Tawar, Jagong sudah bisa dilalui. “Sudah bisa dilalui, semoga semua bisa berjalan sesuai dengan capaian,” jelas Pijas Visara yang bergegas menuju lapangan.
Penulis, JURNALISA
Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Sampaikan Beberapa Hal Terkait Percepatan Penanganan Bencana
Bimtek Keuangan Diminati Peserta, Mirta; Kegiatan Ini Meningkatkan Kompetensi Aparatur Dalam Mengelola Keuangan
Pesan Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto Menyambut HUT Republik Indonesia Ke-81; Modal Kebersamaan Menjadikan Kita Bangsa Yang Kuat dan Maju
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Ajak Masyarakat Memaknai HUT Republik Indonesia Ke-81 Dengan Hikmah di Sela-Sela Pembagian Bendera Merah Putih