TAKENGON, KABARGAYO | Tangis pilu Kepala Puskesmas Bintang Noviarni fitri S.keb terkait kondisi yang memilukan hati dalam ruangan Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah yang dihadiri Bupati Haili Yoga, Dandim 0106 Letkol Inf Raden Herman serta lainya.
Novianti melepaskan semua lelah yang dihadapinya saat bencana longsor menerjang Kecamatan Bintang. Hampir seribuan masyarakat Bintang saat ini mengungsi dan membutuhkan penanganan medis.
“Saya sedih melihat kondisi masyarakat saat ini. Belum bisa tertangani secara maksimal,” ungkap Noviarni berusaha menahan air mata.
Suasana diruangan DPRK sontak hening saat kepala Puskesmas Bintang berbicara.
Noviarni juga menyampaikan ada masyarakat yang berjalan dengan kaki patah dari Desa Pepayung. “Sudah Dua hari belum sampai pak?..,” menyampaikan sambil berusaha menyeka air mata.
Dan menurut informasi disana masyarakat sudah ada yang makan pisang. “Kabarnya masyarakat sudah ada yang makan pisang,” kata Noviarni lagi.
Noviarni juga menyampaikan untuk mencapai Kecamatan Bintang harus mengunakan perahu dengan biaya Rp.150 ribu sekali pergi. “Kalau Pulang Pergi Rp.300 ribu,” kata Noviarni lirih.
Penulis, JURNALISA
Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Sampaikan Beberapa Hal Terkait Percepatan Penanganan Bencana
Bimtek Keuangan Diminati Peserta, Mirta; Kegiatan Ini Meningkatkan Kompetensi Aparatur Dalam Mengelola Keuangan
Pesan Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto Menyambut HUT Republik Indonesia Ke-81; Modal Kebersamaan Menjadikan Kita Bangsa Yang Kuat dan Maju
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Ajak Masyarakat Memaknai HUT Republik Indonesia Ke-81 Dengan Hikmah di Sela-Sela Pembagian Bendera Merah Putih