TAKENGON, KABARGAYO | Di bagian pintu masuk sebelah barat Masjid Agung Ruhama Takengon terlihat dua pekerja sedang mengali tanah sedalam 3 meter dengan lingkar 5×6 meter.
Menurut salah seorang pekerja galian itu diperuntukan sebagai bak penampung air wudhu bagi jamaah masjid.
“Ya bang tugas kami hanya mengali. Kabarnya ini nanti diperuntukan sebagai bak pengisi air wudhu jamaah masjid Agung Ruhama,” sebut salah seorang pekerja dengan cangkul ditangan.
Bercerita tentang masjid Agung Ruhama memang selama hampir dua tahun ini permasalahan yang muncul adalah air bagi jamaah.
Jangankan pada hari-hari tertentu, untuk sholat lima waktu saja beberapa jamaah sempat mengeluhkan ketersediaan air.
“Apalagi hari sholat Jum’at, aduh kita terpaksa antri sesama jamaah,” sebut Halidin yang kebetulan usai melaksanakan sholat Ashar, 11 Oktober 2025. JURNALISA
Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Sampaikan Beberapa Hal Terkait Percepatan Penanganan Bencana
Bimtek Keuangan Diminati Peserta, Mirta; Kegiatan Ini Meningkatkan Kompetensi Aparatur Dalam Mengelola Keuangan
Pesan Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto Menyambut HUT Republik Indonesia Ke-81; Modal Kebersamaan Menjadikan Kita Bangsa Yang Kuat dan Maju
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Ajak Masyarakat Memaknai HUT Republik Indonesia Ke-81 Dengan Hikmah di Sela-Sela Pembagian Bendera Merah Putih