TAKENGON, KABARGAYO – Managemen baru Tusam Hutani Lestari (THL) yang saat ini dipercaya kepada Sofyan Alfaris tengah berusaha keras menertibkan lahan Pinus milik “mereka” seluas 87 ribu hektare yang tersebar di dua Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Pihak THL menurut Sofyan belakangan banyak kehilangan aset pinus dan getah yang dimainkan oleh pihak-pihak yang hanya meraup keuntungan semata tanpa memperdulikan kesejahteraan masyarakat atau petani getah.
Begitu juga terkait papan pinus. Papan pinus selama ini dugaan Sofyan dimainkan oleh pihak yang tidak bertangungjawab sehingga lahan THL hampir satu gunung habis di “jarah”.
“Ya, mungkin kawan-kawan wartawan tau lokasinya. Satu gunung lahan THL diambil papanya tanpa ada kontribusi ke THL sendiri,” kata Sofyan yang diangkat di akhir September lalu.
Hari ini menurut Sofyan, siapapun yang ingin bermain dengan aset THL harus berpikir panjang.
“Karena lahan ini Leggal dan wajib memberitahu kepada kami, kalau ada ijin kami silakan. Tapi kalau tidak akan kami tindak,” lanjut Sofyan sebagai Direktur Operasional THL didampinggi beberapa karyawan baru.
Lain itu, sebut Sofyan pihaknya juga akan mempersiapkan lahan untuk kebutuhan pangan program nasional dari Bapak Presiden Prabowo Subianto.
“Kita siapkan berapa yang diminta pusat. Kita sangat mendukung program Pak Prabowo,” tutur Sofyan dengan nada pasti sambil mengatakan pihaknya akan menjalankan managemen terbuka, 21 January 2025. Jurnalisa
Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Sampaikan Beberapa Hal Terkait Percepatan Penanganan Bencana
Bimtek Keuangan Diminati Peserta, Mirta; Kegiatan Ini Meningkatkan Kompetensi Aparatur Dalam Mengelola Keuangan
Pesan Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto Menyambut HUT Republik Indonesia Ke-81; Modal Kebersamaan Menjadikan Kita Bangsa Yang Kuat dan Maju
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Ajak Masyarakat Memaknai HUT Republik Indonesia Ke-81 Dengan Hikmah di Sela-Sela Pembagian Bendera Merah Putih