160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Diduga Penjual Tanpa PAD Ke Daerah Di Kritisi Hamzah Tun, Juga Hampir Menutup Akses Ke Pendopo Bupati

TAKENGON, KABARGAYO – Kota Wisata harusnya terlihat bersih, rapi dan tertata, semua apa yang tampak dimuka umum. Aceh Tengah sebagai daerah kunjungan wisatawan saat ini terlihat kumuh dan jorok.

Dan anehnya semua aparat pemerintah yang mempunyai tupoksi, harusnya bergerak menyelesaikan permasalahan itu.

Kritik ini datang dari mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Hamzah Tun alias Jhon priode 2014-2019. Mantan Perwakilan Rakyat ini sangat risih melihat Kota Takengon sudah tidak tertata rapi hari ini. Ada apa sebenarnya ini?..tanya Hamzah Tun kepada Kabargayo.co.id, 16 November 2024.

Jhon melihat para pedagang hampir masuk ke dalam lingkungan Pendopo, samping Rumah Kodim 0106, tapi tidak ada yang menegur. Padahal daerah ini ada aparat penegak perda, yaitu Satpol PP. Dimana wibawa daerah ini, tanya Jhon.

“Satpol PP harusnya menertibkan penjual atau pedagang (UMKM) yang hari ini berjualan luar hampir disepanjang jalan Kota Takengon. Dan anehnya daerah tidak mendapatkan PAD,” kata Hamzah Tun.

Hamzah Tun, mengajak semua pihak untuk bersama saling jaga dalam keindahan dan keasrian daerah ini.

“Kita malu saat tamu wisata datang melihat diluar Pendopo pedagang penjualan hampir menutup jalan masuk Pendopo, rumah Dandim 0106 dimana sebenarnya kita semua untuk kondisi ini,” tanya Hamzah Tun lagi.

Penegak peraturan daerah (Satpol PP) harapan Hamzah Tun harus segera menertibkan penjual (UMKM) siapapun dibelakang mereka.

Dam kepada pihak terkait harus menyediakan lahan lain untuk para pedagang berjualan.

“Bukan tidak bisa berjualan, tapi tempatnya harus logika. Pendopo itu marwah daerah ini, lambang rumah pemimpin Gayo. Kok jadi kumuh begitu,” lanjut Hamzah Tun sambil mengatakan penjual ilegal diduga tanpa PAD ke daerah. Jurnalisa

iklan