TAKENGON, KABARGAYO – Tiga hari lalu dilapangan Musara Alun Takengon, ada puluhan tenaga wasit yang diduga meninggalkan sampah minuman mineral.
Sampah minuman mineral ini ditinggalkan tanpa ada upaya dibuang oleh puluhan tenaga wasit yang tengah berlatih dari seluruh Aceh.
Arman salah seorang Penjoging di lapangan Musara Alun mengatakan, harusnya para wasit itu membuang sampah pribadinya, bukan malah dibuang dipinggir lapangan, itu kan mereka yang minum dah harusnya dibuang ke tempat sampah.
“Mereka minum air mineral dan sampahnya dibuang begitu saja, tanpa ada inisiatif dibuang ke tempat sampah, begitulah mental warga kita saat ini,” kata Arman yang rutin Joging di Musara Alun, 10 Oktober 2024.

Dari amatan wartawan, beberapa hari lalu (7-8 Oktober 2024) ada kegiatan para wasit dari seluruh Aceh, melakukan pelatihan kewasitan di Lapangan Musara Alun.
Puluhan mereka mengenakan pakaian “wajib” wasit lengkap senham alat tiup (Peluit-red).
Sampai berita ini diturunkan, wartawan belum berhasil melakukan konfirmasi kepana sampah air mineral dibuang begitu saja, tanpa dibuang ke tempat sampah yang seharusnya. Jurnalisa
Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Sampaikan Beberapa Hal Terkait Percepatan Penanganan Bencana
Bimtek Keuangan Diminati Peserta, Mirta; Kegiatan Ini Meningkatkan Kompetensi Aparatur Dalam Mengelola Keuangan
Pesan Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto Menyambut HUT Republik Indonesia Ke-81; Modal Kebersamaan Menjadikan Kita Bangsa Yang Kuat dan Maju
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Ajak Masyarakat Memaknai HUT Republik Indonesia Ke-81 Dengan Hikmah di Sela-Sela Pembagian Bendera Merah Putih