TAKENGON, KABARGAYO – Namanya Tuah Miko. Pria kelahiran Gayo ini sudah lama merantau di negeri seberang Jakarta, tepatnya di Provinsi Banten.
Tuah, demikian pemuda yang mempunyai tubuh atletis ini disapa. Anak pertama dari pasangan Almarhum Surya Darma dan Yuniarti sudah bertahun-tahun merantau dan beraktifitas mengeluti olahraga (Atlit) Kayak atau Perahu Naga.
Di Provinsi Banten, Tuah sudah mendapatkan “nama” untuk olahraga Perahu Naga serta Kayak. Setelah beberapa kali mengikuti turnamen disana, namun Tuah kalah bersaing dengan kedekatan serta komunikasi, apalagi sebagai anak rantau.
Sebagai putra asli Gayo, Tuah merasa terpanggil dengan ajakan teman dekatnya untuk membela Tim Kayak serta Perahu Naga Aceh untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut Ke-XXI.
Saat ini Tuah tengah menjalani karantina dan latihan untuk memantapkan kayuhan lengan menuju garis finish.
“Saya akan berusaha maksimal membela Aceh dalam PON ini. Doakan saya dalam perjuangan ini,” kata Tuah Miko diujung telepon, 22 Agustus 2024.
Sebagai generasi olahraga Aceh, Tuah berusaha meraih medali dalam ajang yang bergengsi (PON) ini. “Target saya ada, saya dan kawan-kawan akan berusaha,” ujar Tuah Miko. Selamat bertarung, bro semoga sukses. Jurnalisa