TAKENGON, KABARGAYO – Dalam tahun ini ada sepuluh pihak rekanan serta konsultan serta PPTK telah terjerat hukum, di Kabupaten Aceh Tengah.
Kenapa terjerat hukum, karena lalai pada kwalitas pekerjaan dan lalai dalam pengawasan, kwalitas bangunan.
Namun tampaknya tak jera-jera pihak pengusaha yang terus berusaha memperoleh keuntungan besar, mereka lalai akan jeratan hukum didepan mata.
Seperti pekerjaan pembangunan Sitotoksik dibawah UPTD RSUD Datu Beru Takengon. Aktivis Gayo Badri Linge meminta aparat penegak hukum mengawasi pekerjaan yang tengah berjalan saat ini.
Menurut Badri pekerjaan itu diduga asal jadi mutu bangunan dilihat secara kadat mata tidak layak, konon kalau diturunkan ahlinya.
“Kasat mata kita lihat sangat rapuh, nah bagaimana kalau kita turunkan ahli bagunan, pasti tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh pihak rekanan,” duga Badri, 22 Agustus 2024.
Kegiatan bangunan itu dikerjakan oleh CV. Karya Genetik dengan nilai, Rp. 849.229.000 dengan asal dana dari Dana Alokasi Khusus 2024. Dan kegiatan itu berlangsung di kawasan Rumah Sakit Umum Datu Beru, Takengon.
Dugaan Badri terjadi praktek korupsi yang disengaja oleh rekanan berinisial IP.
“IP kami duga melakukan praktek korupsi dalam pembangunan gedung itu,” ujar Badri.
Sangkaan Badri sebenarnya sangat beralasan, karena fakta dilapangan coran pada tiang gedung tidak memenuhi standar spespikasi.
“Saya duga itu tidak memenuhi spespikasi standar bangunan, dan itu mencurigakan,” lanjut aktivis yang getol menyuarakan korupsi didaerah dingin Gayo.
Badri meminta aparat penegak hukum lebih jeli dalam pengawasan pekerjaan di Aceh Tengah, karena selama ini banyak merugikan uang rakyat.
“Aparat penegak hukum harus lebih jeli terhadap pekerjaan bangunan dan pekerjaan lainya yang sering kali (diduga) dimanfaatkan oleh rekanan,” kata Badri. Jurnalisa
Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Sampaikan Beberapa Hal Terkait Percepatan Penanganan Bencana
Bimtek Keuangan Diminati Peserta, Mirta; Kegiatan Ini Meningkatkan Kompetensi Aparatur Dalam Mengelola Keuangan
Pesan Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto Menyambut HUT Republik Indonesia Ke-81; Modal Kebersamaan Menjadikan Kita Bangsa Yang Kuat dan Maju
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Ajak Masyarakat Memaknai HUT Republik Indonesia Ke-81 Dengan Hikmah di Sela-Sela Pembagian Bendera Merah Putih