TAKENGON, KABARGAYO – Genangan air yang terjadi beberapa hari lalu dikawasan Paya Ilang serta perit dalam pasar Paya Ilang disebabkan, karena mandeknya saluran parit bawah badan jalan Paya Ilang.
Genangan air sempat terjadi satu minggu lebih, yang diakibatkan curah hujan tinggi. Paya Ilang yang dari dulu terkenal dengan kawasan penampungan air atau resapan diduga telah tidak “berfungsi” namun dugaan itu terbantahkan.
Pagi tadi sekitar pukul 10.15 Wib anggota dari BPBD Aceh Tengah melakukan pembersihan saluran air. Didapat dalam kegiatan itu sampah yang menumpuk, telah belasan tahun, hingga air merendam beberapa usaha masyarakat dikawasan lampu merah Paya Ilang.
Disampaikan Andalika sebagai Kalak BPBD, pihaknya membersihkan saluran yang mendek itu, karena sudah mengangu aktivitas warga.
“Kita bersihkan saluranya itu. Dan anggota mendapatkan sampah yang sudah menumpuk. Berbagai macam sampah disitu, membuat saluran macet tidak lancar,” kata Andalika, 16 Agustus 2024.
Setelah dibersihkan air langsung surut, dan pihak BPBD langsung memasang besi (jerjak) yang dapat menahan sampah ukuran besar.
“Ya, kita pasang besi jerjak, agar sampah tidak menghambat laju air. Dan kita akan melihat nanti saat air hujan turun apakah sudah normal. Tapi kondisi saat ini parit kering,” tutup Andalika. Jurnalisa
Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Sampaikan Beberapa Hal Terkait Percepatan Penanganan Bencana
Bimtek Keuangan Diminati Peserta, Mirta; Kegiatan Ini Meningkatkan Kompetensi Aparatur Dalam Mengelola Keuangan
Pesan Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto Menyambut HUT Republik Indonesia Ke-81; Modal Kebersamaan Menjadikan Kita Bangsa Yang Kuat dan Maju
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Ajak Masyarakat Memaknai HUT Republik Indonesia Ke-81 Dengan Hikmah di Sela-Sela Pembagian Bendera Merah Putih