160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Benarkah Teuku Mirzuan Korban Politik Om Bus?…

TAKENGON, KABARGAYO – Mirzuan memang sudah tidak lagi menjabat sebagai bupati Aceh Tengah. Namun banyak masyarakat dan kalangan kontraktor bertanya, kenapa terjadi menjelang akhir tahun.

Dimana Mirzuan masih dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah Inflasi, Stunting serta pilkada yang akan berlangsung November 2024.

Lalu apakah benar juga Mirzuan korban politik Bustami Hamzah yang kini Disebut-sebut sebagai bakal calon Gubernur Aceh yang akan tampil di 2024.

Semua memang masih tandatanya. Namun nampaknya tekad Om Bus (Bustami Hamzah) sudah bulat maju sebagai kandidat. Hal ini terlihat pula dengan banyaknya muncul baliho-baliho berukuran besar dibeberapa tempat strategis Kota Takengon.

Kenapa (Mirzuan) korban Bustami Hamzah yang saat ini menjabat sebagai Penjabat Gubernur Aceh?…

Pertama Mirzuan memang belum mengetahui betul Medan dan politik masyarakat Gayo. Apalagi Mirzuan bukan berasal dari suku Gayo asli. Mirzuan adalah hasil pilihan Kementerian Dalam Negeri untuk jabatan Pj Bupati Aceh Tengah.

Lalu mengapa pula Subhandhy yang diangkat oleh Kemendagri. Jawabannya sungguh sederhana. Karena Subhandhy mengetahui seluk beluk dan hati serta pikiran masyarakat Takengon. Apalagi Subhandhy adalah putra Gayo Asli yang mengenal wilayah.

Sungguh politik itu kejam memang. Dimana saat Mirzuan tengah asik melepas para kontingen Karnaval dalam rangka menyambut HUT Ke-79 Tepublik Indonesia, disaat bersamaan pula Mirzuan menerima telegram bahwa harus ke Banda Aceh, menghadiri pelantikan Pj bupati Aceh Tengah.

Mirzuan, terkejut!.. Sebagai manusia normal pasti terkejut. Namun apa mau dikata. Sebagai ASN dan siap ditempatkan dimana saja, Mirzuan harus angkat kaki dari Pendopo Bupati Aceh Tengah, dimana selama 1,7 tahun dirinya berusaha “memiloti” kapal bernama Kabupaten Aceh Tengah yang tetap berjalan biasa-biasa saja.

Begitulah sepengal kisah Mirzuan yang diduga jatuh ditangan “sahabat” karibnya sendiri, dalam pertarungan politik yang kejam ditahun 2024. Jurnalisa

iklan