TAKENGON KABARGAYO – Wajar saja Partai Gerindra menjadi rebutan para bakal calon bupati di Kabupaten Aceh Tengah. Pasalnya partai yang dinahkodai oleh Prabowo itu, pemenang pemilu presiden beberapa waktu lalu.
Untuk pilkada Aceh Tengah sendiri, ada beberapa kandidat yang secara resmi mendaftarkan diri untuk mendapatkan “wejangan” dan wawancara khusus di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra di Jakarta.
Sebut saja bakal calon kandidat Mantan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar. Shabela sudah beberapa kali ke Jakarta dalam upaya melakukan loby-loby politik dengan beberapa pembesar, termasuk adik kandung Presiden terpilih Prabowo, Hashim Djojohadikusumo.
Lain itu, melalui petinggi Partai Aceh, Muzakir Manaf di Banda Aceh. Maklum Mualem saat ini menjadi sosok yang sangat dekat dengan Prabowo. Shabela bahkan sempat berbincang panjang lebar dengan Mualem, dalam upaya meraih partai berlambang burung Garuda itu. Dari satu sumber orang dekatnya Shabela Abubakar.
Sampai sejauh ini, Shabela sendiri sudah melalui tahapan-tahapan di DPP seperti wawancara dan hal lain.
“Kita sudah melakukan tahapan-tahapan sebagai bakal calon bupati dari Gerindra. Wawancara dengan pengurus DPP serta kegiatan lain terkait pencalonan,” ujar Shabela Abubakar.
Tentu sebagai bakal calon bupati Shabela Abubakar hanya bisa menunggu, sedangkan upaya telah dilakukan dengan berbagai jalur politik, agar bisa bersama Partai Gerindra mengarungi pilkada 2024 di Aceh Tengah.
“Upaya sudah kita lakukan, baik lobi-lobi politik serta upaya pendekatan dengan berbagai kalangan dan pihak. Jika Allah mengizinkan kami akan bersama Gerindra di pilkada 2024 ” ujar Shabela penuh semangat.
Pandangan dari Ketua Gerindra, Helmi juga tidak jauh berbeda dengan apa yang disampaikan oleh bakal calon bupati Shabela Abubakar. Sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Helmi tidak mempunyai hak veto terhadap siapa yang diusung partai Gerindra.
“Keputusan siapa yang akan bersama Gerindra dipilkada 2024, semua jawabannya ada di DPP. Karena semua hasil berdasarkan survei LSI yang telah dilakukan. Pemenang ditentukan oleh hasil survei,” kata Helmi 4 Agustus 2024 melalui saluran telepon.
Helmi menguatkan lagi, kontestan yang mendaftar di Gerindra menurut Helmi untuk Kabupaten Aceh Tengah hanya ada dua, Shabela Abubakar dan Haili Yoga.
“DPP juga saat ini tengah menelisik lebih jauh hasil survei dan kepada siapa SK diberikan. Tentu kami juga tidak mau kecolongan kita butuh kemenangan dalam mengusung sosok,” jelas Helmi lagi.
Helmi juga menyimpan sangat rapat, siapa sebenarnya yang diusung Gerindra di pilkada 2024 Aceh Tengah. Apalagi saat ini sitausi politik yang kian dinamis di Aceh Tengah, banyak menimbulkan spekulasi-spekulasi terkait kepada siapa Gerindra berlabuh.
“Saya sendiri belum mengetahui kepada siapa SK yang diberikan. Partai kami sistem Komando jadi tidak ada hak vero dari saya sebagai Ketua DPC Gerindra,” tegas Helmi sambil mengajak para politisi bersabar menunggu keputusan DPP Partai Gerindra. Jurnalisa
Ketua DPRK Fitriana Mugie Apresiasi Keputusan Gubernur Aceh Muzakir Manaf Menarik Pergub Nomor 2 Terkait JKA
Terkait Musda DPD II Golkar Se-Aceh, Salim Fahkri: Tidak Lama Lagi, Kita Tunggu Pelantikan DPD I Aceh Baru DPD II