160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Mantan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, “Rakyat Tidak Boleh di Nilai Dengan Uang Dan Masyarakat Sudah Pandai Memilih”

TAKENGON, KABARGAYO – Shabela Abubakar ajak Eka Saputra sebagai sebagai bakal calon bupati harus semangat menghadapi pilkada ini. Demikian awal Shabela membuka “diri” dalam konsolidasi relawan yang dihadiri sekitar 600 orang di Cafe Pujasera Kebet.

Menurut Shabela Abubakar yang hadir masih kepingan dan serpihan. “Ini belum semua hadir ini masih ujung tombak dan harus semangat,” ujar Shabela menyemangati para relawan yang hadir.

Mantan bupati ini menyampaikan, relawan harus menjadi, kayu rubu pelongohen. Kita akan maju sebagai Gayo yang bermartabat.

“Coba kita hayati lagu gayo tadi (tawar sedenge) pasti kita meneteskan air mata, karena itu pula perjuangan ini harus dilanjutkan,” tegas Shabela yang telah memimpin Gayo Aceh Tengah selama satu periode 2017-2021.

Seiring tamu relawan berdatangan, Shabela menguatkan kalimat bahwa hati rakyat harus diraihnya dengan santun tanpa mengunakan kekerasan. “Rakyat adalah segalanya bagi saya daerah ini milik rakyat bukan segelintir orang atau golongan,” ujar Shabela.

Kepada relawan, harapan Shabela segera lahirkan gerakan bersama untuk mengambil hati rakyat. Rakyat membutuhkan kita.

“Saya masih sanggup memimpin daerah ini. Kekuatan ini akan menyatu membangun Gayo. Akan banyak yang kita lahirkan kedepan,” kata Shabela Abubakar.

Mantan camat Silih Nara ini juga menyampaikan selama dirinya memimpin tidak ada keluh kesah di dinas dan pegawai, “Semua terjaga seperti keberadaan keluarga. Dan ini akan kita awali dengan semangat kebersamaan dalam perjuangan,” tuturnya.

Selama dirinya menjabat bupati, Shabela juga membuka lembaran kenapa fasilitas PON bisa dirinya (Shabela) dapat.

“Meraih itu tidak mudah karena Kabupaten lain di Aceh juga berkeinginan. Namun Alhamdulillah kita dapat dam Tengah terlaksana saat ini,” ujarnya disambut tepuk tangan relawan.

Mantan Bupati satu priode ini juga mengharapkan masyarakat cerdas memilih pemimpin. Shabela Abubakar mengatakan tidak mungkin selama dirinya memimpin  merusak negeri ini, “Banyak hal yang telah saya lakukan namun dilupakan,” kata Shabela Abubakar.

Kepada Relawan dirinya mengatakan, jadilah sahabat dan kawan yang selalu merindukan perkawanan, bukan lawan. Shabela juga mengingatkan Martabat Gayo bukan dengan nilai uang Rp. 200 ribu.

“Bukan itu nilai Martabat Gayo, Gayo harus tetap bermarwah,” ajak Shabela mengajak warga tetap waspada terhadap tantangan pilkada 2024 ini.

Ciptakan kebaikan jangan menghardik pasangan calon lain, ingat Shabela pada relawan. Hindari berita-berita hoax. “Kita harus perang udara, lakukan dengan positif,” ingat Shabela Abubakar kepada relawan.

Menutut Shabela menghadapi Pilkada 2024 di Aceh Tengah dirinya beranggapan, makin banyak kontestan dalam pilkada, kita akan tetap semangat.

Saya sudah ingatkan lawan, “Jangan maju tapi dia tetap maju,” sebut Shabela Abubakar dengan tidak menyebutkan inisial yang dimaksud. Jurnalisa

 

iklan