TAKENGON, KABARGAYO – Aktivis Badri mendukung aparat Kejaksaan Negeri Takengon mengusut banyak dugaan korupsi yang terjadi di Aceh Tengah.
Dukungan Badri terhadap Kejari Andi Hendrajaya bukan tanpa alasan, pasalnya selama ini banyak dugaan korupsi yang terjadi di Takengon, baik pajak dan SPPD yang dipergunakan dinas banyak dipergunakan tidak pantas.
“Kita dorong Kejaksaan bekerja menuntaskan dugaan korupsi dan pengelapan pajak di Aceh Tengah. Banyak pajak tidak dilunasi oleh pengusaha Hotel, Baliho serta Warung. Kita duga mereka main mata, Kita desak Kejaksaan bekerja maksimal,” kata Badri Linge, 31 Juli 2024.
Selama ini banyak “pemain” pajak di Aceh Tengah terus berusaha menghilangkan pajak dengan memanipulasi data. Yang berimbas kepada pembayaran pajak kecil masuk ke daerah.
“Pajak kecil masuk kedaerah, karena pembayar bajak dugaan saya memanipulasi data pembayaran. Kejaksaan harus berani ungkap hal itu,” ungkap Badri yang konsen mendorong aparat hukum tangani korupsi.
Menurut Badri, kalau pajak masuk dari semua lini Aceh Tengah pasti akan maju. “Begitu juga korupsi, kalau korupsi bisa ditekan pasti kehidupan masyarakat akan makmur dan daerah pasti akan maju,” tutur Badri lagi. Jurnalisa
Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Sampaikan Beberapa Hal Terkait Percepatan Penanganan Bencana
Bimtek Keuangan Diminati Peserta, Mirta; Kegiatan Ini Meningkatkan Kompetensi Aparatur Dalam Mengelola Keuangan
Pesan Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto Menyambut HUT Republik Indonesia Ke-81; Modal Kebersamaan Menjadikan Kita Bangsa Yang Kuat dan Maju
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Ajak Masyarakat Memaknai HUT Republik Indonesia Ke-81 Dengan Hikmah di Sela-Sela Pembagian Bendera Merah Putih