160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Mirzuan Membisu, Aksi Tolak di Kemendagri Berlanjut


TAKENGON, KABARGAYO – Ditengah evaluasi triwulan pertama tahun kedua Mirzuan.MT di Jakarta tepatnya kantor Kementerian Dalam Negeri, saat yang sama juga terjadi aksi penolakan melalui demo melalui Spanduk dan poster dikawasan kantor Kementerian Dalam Negeri.

Aksi Demo yang hampir sama dengan pekan lalu, meminta Mendagri Tito Karnavian segera mencopot Mirzuan sebagai penjabat bupati Aceh Tengah, karena dinilai tidak bermanfaat.

Pemuda yang menamakan dirinya Gabungan Anak Muda (GAM) ini melakukan aksi diam, 17 Mai 2024. Dimana saat yang sama Mirzuan tengah menjalankan evaluasi terhadap kinerjanya.

“Aksi ini kami lakukan supaya Menteri Tito memberhentikan T. Mirzuan sebagai PJ Bupati Aceh Tengah karena dianggap tidak punya prestasi selama setahun lebih menjabat,” kata koordinator lapangan, Muammar Z kepada wartawan.

Aksi diam itu berlangsung selama satu jam, berlangsung sejak pukul 10 sampai dengan jam 11 siang. Mereka membawa satu spanduk bertuliskan, “Mendagri jangan diam, segera copot PJ Bupati Aceh Tengah” serta dua buah poster.

Setelah satu jam aksi, akhirnya pemuda yang mengaku GAM diterima olrh pusat penerangan Kemendagri.

Pihak Kemendagri mengajak para aktivis GAM berdialog menyampaikan tuntutan terhadap kinerja Mirzuan yang bobrok selama ini sebagai penjabat bupati Aceh Tengah.

Di Aceh Tengah aksi protes juga terus berlanjut dengan pemasangan spanduk kekecewaan warga terhadap kinerja Mirzuan selama satu tahun lebih yang tidak membawa perbaikan di Takengon.

Mirzuan yang beberapa kali dihubunggi untuk konfirmasi selama ini memilih diam alias membisu. Pesan Whatsapp dikirim redaksi Kabargayo.co.id tidak dijawab. Jurnalisa

iklan