160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Jelang Pilkada 2024 di Aceh Tengah, Partai “Jual Mahal” Minim Kader Calon Bupati

TAKENGON, KABARGAYO: Pemilihan Anggota Legeslatif 2024 telah berlalu. Ada yang beruntung ada juga yang buntung. Pertaruhan nilai harga diri pileg lalu diduga hanya dengan kekuatan nilai rupiah alias uang merah. Itupun telah berlalu.

Selangkah kedepan dibulan Mai 2024 ini ajang yang tak kalah bergengsi adalah pemilihan kepala daerah yang akan dilaksanakan serentak diseluruh penjuru negeri. Ini akan terlihat seru.

Bagaimana tidak untuk wilayah Kabupaten Aceh Tengah, kebanyakan partai nasional tidak memiliki kader sebagai bakal calon bupati, kalaupun ada popularitasnya hanya terkenal dikeluarga besar dan tanpa bobot, bahkan kalah di Pileg 2024 lalu.

Partai kini diduga mulai memasang tarif resmi untuk satu kandidat yang akan maju sebagai bakal calon. Untuk mengusung satu pasang bakal calon bupati membutuhkan lima kursi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK).

Partai wajar saja mulai jual mahal karena didalam internal sendiri tidak mempunyai sosok yang kuat untuk dijual di pilkada 2024 yang sudah didepan mata.

Ambil sample, Partai berkambang Beringin. Di pileg 2024 memang mendapatkan 5 kursi duduk di parlemen. Namun minim sosok untuk bakal calon bupati di tahun 2024 ini. Kalaupun ada sosok untuk tingkat DPR Aceh saja hanya mendapatkan dibawah 5 ribu suara. Artinya tidak bisa dijual dalam bursa pilkada yang membutuhkan puluhan ribu suara untuk kemenangan.

Untuk Pilkada Aceh Tengah, satu pasangan calon bupati diperkirakan harus mampu mendulang 40 ribuan suara untuk meraih kursi bupati.

Kembali ke Partai tanpa sosok calon bupati, begitu juga partai Nasdem yang memperoleh kursi 5 di DPRK setempat. Hanya memiliki sosok H. Hamdan, SH sebagai bakal calon bupati atau wakil. Lain itu ada PKS dan Gerindra yang mempunyai kursi 4 DPRK.

Diamnya partai bukan juga tidak bersuara. Dibalik renungan internal Partai Nasional sekelas Golkar dan Gerindra serta Nasdem (yang lagi naik daun) tentu terus melihat popularitas sosok bakal calon bupati yang bisa mengibarkan bendera partai.

Seperti yang disampaikan salah seorang pengurus partai nasional. Pihaknya kini tengah melirik bakal calon yang produktif dan mempunyai peluang menang dalam pilkada 2024 ini.

“Ya kami tengah melirik sosok untuk pilkada 2024 ini. Aceh tengah memang minim kader namun kami harus selektif karena pusat menginginkan partai mengusung sosok yang menang,” katanya enggan ditulis nama.

Nah, lepas dari itu Shabela Abubakar yang telah mendeklarasikan diri maju sebagai bakal calon bupati 2024 jauh-jauh hari sudah didatangi beberapa partai untuk diusung.

“Itu sudah menjadi pertimbangkan kami. Kami belum menolak dan belum juga menyetujui. Untuk dukung mendukung tentu kita harus memikirkan lebih jauh. Karena semua demi daerah,” ucap Shabela saat dikonfirmasi terkait dukungan partai. Jurnalisa

iklan