160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

“Rezim” Elliyin di Pecat Mustafa Ali, Akankah Berakhir di Polres

TAKENGON, KABARGAYO – Kisah perguruan Tinggi Swasta Universitas Gajah Putih (UGP) akhirnya berakhir dengan keputusan yang tepat. Memberhentikan Rektor Elliyin yang diduga banyak menaruhkan orang-orangnya untuk membentenggi keputusanya yang memuaskan sepihak. Dia bahkan selama ini tidak bermain sendiri tapi bersama Wakil Rektor I dan II.

Akhirnya semua terbongkar dengan “mereka” lakukan penonaktifan 31 dosen dikalangan kampus yang alumninya sudah menyebar ke pemerintahan Aceh Tengah.

Kabar Elliyin telah dilaporkan terkait dana Kartu Indonesia Pinter (KIP) oleh para dosen juga terungkap, saat para dosen dan mahasiswa melakukan aksi di “Jumat keramat”, 13 Oktober 2023.

Terkait sebagai terlapor, Elliyin mengungkap sendiri dalam aksi demo yang dilakukan di Kampus UGP Desa Belang Babangka, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah.

Seperti orang kehilangan akal, tabir itu dibukanya sendiri dalam suasana demo didepan ratusan mahasiswa dan dosen.

“Nanti kita akan selesaikan di mata hukum terkait dugaan korupsi saya, saya siap dihadapkan di hukum,” kata Elliyin. Dan dirinya (Elliyin-red) mengatakan sudah menyiapkan kuasa hukum.

“Saya sudah menyiapkan kuasa hukum untuk hal itu, kita buktikan dimata hukum,” ungkap Elliyin.

Elliyin yang tidak mempunyai ilmu kepemimpinan duduk sebagai rektor dari awal sudah diduga tidak akan mampu menahkodai UGP yang begitu komplit permasalahannya ditengah masalah ekonomi saat ini.

Namun tidak disangka-sangka, Ketua Yayasan Mustafa Ali yang telah menganulir penonaktifan dosen kemarin. Tiba-tiba berbalik arah mendukung para dosen, dengan memecat Rektor dan dua orang wakil rektor yang diduga menjadi biang kerok masalah UGP semakin rumit.

Keputusan pemecatan Rektor UGP Elliyin, Wakil Ketua I Rayuwati dan Wakil Rektor II Patriandi Nusantoro, dijelaskan Mustafa Ali telah melalui pertimbangan yang matang.

Mustafa Ali membacakan sendiri salinan surat pemecatan dengan kalimat, “Memecat dan memberhentikan secara hormat Rektor, Wakil Rektor I dan Wakil Rektor II,” kata Mustafa Ali di iringi teriakan (Allahuakbar) dari mahasiswa dan dosen.

Dari informasi lain para dosen yang namanya tidak ingin disebut, mengatakan pihak yayasan harus betul-betul berani “menghabiskan” rezim Elliyin yang sudah berakar di UGP. Jurnalisa

iklan