TAKENGON, KABARGAYO – Penjabat Bupati Mirzuan dikabarkan telah melewati masa “kritis” terkait evaluasi kinerja sebagai perpanjangan tangan Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) diwilayah Gayo, Takengon.
Kini segudang permasalahan menunggu kerja pasti seorang Mirzuan. Seperti yang terjadi di Kemukiman Jamat, Kecamatan Linge. Masyarakat mengeluhkan adanya serangan hama yang melanda persawahan mereka.
Sawah warga terancam gagal panen, hal ini bisa berakibat masyarakat terancam ketahanan pangan.
Seperti disampaikan Muhammad Rum, Sekretaris Desa Delung Sekinel kepada Media. Dirinya berharap pemerintah hadir melihat kenyataan yang dihadapi masyarakat saat ini.
Serangan hama, bisa membuat petani gagal panen. Ada dua Desa yang persawahanya diserang hama, antara lain; Kampung Delung Sekinel dan Kute Reje Kemukiman Jamat.
Mereka sangat khawatir dengan adanya serangan hama wereng hijau dan wereng coklat atau dalam bahasa Gayo disebut Tengango Ramu dan Tengango Gerep telah merusak tanaman padi mereka.
Petani berharap pemerintah dibawah pimpinan Mirzuan dapat mendengar dan memberikan perhatian serius terhadap persoalan itu.
“Kita berharap pemerintah Mirzuan turun dan perhatikan nasib kami di dua desa ini,” kata salah seorang petani, (29/9).
Masyarakat meminta instrumen pemerintah segera turun, menyelidiki penyebab dan solusi bagi warga.
Lain itu, petani di Kampung Delung Sekinel berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan teknis, pestisida yang dibutuhkan, atau saran yang dapat membantu mereka melawan serangan hama yang menghancurkan mata pencaharian mereka. Jurnalisa
Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Sampaikan Beberapa Hal Terkait Percepatan Penanganan Bencana
Bimtek Keuangan Diminati Peserta, Mirta; Kegiatan Ini Meningkatkan Kompetensi Aparatur Dalam Mengelola Keuangan
Pesan Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto Menyambut HUT Republik Indonesia Ke-81; Modal Kebersamaan Menjadikan Kita Bangsa Yang Kuat dan Maju
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Ajak Masyarakat Memaknai HUT Republik Indonesia Ke-81 Dengan Hikmah di Sela-Sela Pembagian Bendera Merah Putih