160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Wajah Bacaleg Tergambar, Membuka Kaca Lebar-Lebar

Catatan Redaksi.

Dalam beberapa hari belakangan ini KIP Aceh Tengah telah “didatangi” beberapa partai politik guna mendaftarkan orang-orang pilihan yang akan menduduki gedung perwakilan rakyat Kabupaten untuk empat daerah pemilihan.

Wajah-wajah para bakal calon Legeslatif (Bacaleg) mulai tergambar. Sebagian mereka dengan mengenakan pakaian partai terlihat senyum-senyum sumringah, apalagi saat menuju KIP Aceh Tengah yang terletak di Desa Belang Bebangka, beriringan mobil mewah dengan kaca mobil terbuka lebar.

Masyarakat menginginkan kejujuran mereka sebagai perwakilan rakyat yang diduk di panggung Legeslatif. Belakangan kondisi lembaga DPRK memang tidak begitu memuaskan rakyat. Pasalnya para anggota DPRK hanya memikirkan pokok pokok pikiran yang lajim disebut “Pokir”. Dan selama ini hasilnya juga tidak menyentuh rakyat banyak.

Sebenarnya masyarakat sudah kapok, memilih sosok-sosok itu saja dengan ianji-janji itu-itu saja. Dan berubahan terhadap daerah juga tidak terjadi. Selama ini, banyak oknum DPRK hanya merongrong pemerintah untuk kepentingan kelompok dan pribadi semata.

Merunut tugas dan fungsi lembaga Legeslatif “mereka” harus berpihak penuh kepada kepentingan masyarakat, dan mengawasi jalannya pemerintahan serta anggaran daerah. Nah, semua itu selama ini jauh dari harapan semua. Bahkan nyatanya, oknum lembaga itu juga terlibat dalam banyak praktek jahat untuk mengelabui Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebagai daerah kunjungan Wisata yang mulai mengeliat, selama ini tidak satupun dari mereka yang berpihak terhadap pengembangan wisata, agar mendapatkan melimpah.

Mereka kembali mendaftarkan diri sebagai caleg. Kini mereka mulai ramah dengan segala canda, tawa serta silaturahmi.

Mungkin saja slogan mereka untuk priode ini berganti, namun saya yakin sikap dan prilaku mereka dalam memainkan politiknya sama saja. Ganas diawal, setelah tahu seluk beluk, diam seperti kucing di sirami air.

Wajah-wajah bakal calon legislatif (bacaleg) periode 2024-2029 sudah tergambar, setelah KIP membuka pendaftaran, mulai (1/5).

Harapan masyarakat Gayo, para bacaleg yang nanti resmi menduduki gedung parlemen (DPRK) Kabupaten Aceh Tengah, sangat sederhana mereka peka terhadap semua masalah dan berpihak kepada rakyat, selesai.

Untuk Kabupaten Aceh Tengah sendiri sudah tiga partai mendaftarkan bacaleg masing-masing partai untuk empat daerah pemilihan. Tiga partai tadi, Nasdem, PDI Perjuangan serta Golkar.

Melihat wajah-wajah baru seperti kalangan aktivis yang mengisi “dunia partai” sebagai bacaleg memang sudah tidak asing lagi. Langkah tegak aktivis juga diharapkan harus selalu aktif menyuarakan kebenaran. Lain itu, yang tak asing lagi para pengusaha baik wanita dan pria.

Entah, karena mudahnya mendapatkan “pekerjaan” atau memang ingin memperbaiki situasi yang runyam saat ini atau hanya memenuhi kuota keterwakilan. Para wanita pengusaha masuk melalui beberapa partai, terutama Golkar.

Nasdem Aceh Tengah, menjadi “teduhan” beberapa aktivis lokal yang berjuang ke parlemen. Sedangkan PDI Perjuangan, masih disisi dengan “pemain” lama yang mendominasi.

Siapapun bisa. Ini adalah pesta rakyat. Dan kedaulatan hak dipilih dan memilih ada ditangan rakyat. Semoga masyarakat semakin dewasa dalam menentukan sosok-sosok yang telah berani muncul sebagai “pemain” baru di kancah Pemilu tahun 2024 nanti. Entahlah!..

iklan