TAKENGON, KABARGAYO – Universitas Gajah Putih (UGP) Takengon, sebenarnya sedang tidak sama kondisinya dengan pemerintahan daerah yang tengah devisit.
Di UGP itu ada puluhan dosen yang gajinya belum dibayar selama lima bulan. Wajar saja mereka menuntut haknya dalam bulan puasa ini dan sebentar lagi lebaran Idul Fitri.
Juga kedatangan mereka ke gedung perwakilan rakyat juga sudah beberapa kali, namun baru kali ini direspon bagus oleh pimpinan lembaga Legeslatif itu.
Adalah Ketua DPRK Arwin Mega, langsung turun tangan untuk nasib masyarakatnya (dosen-red) yang terus berharap akan gaji dari jerih payah mereka selama ini.
Juga ada Ketua Komisi D, Salman politisi Partai Amanat Nasional (PAN) serta beberapa anggota DPRK lainya, hadir pula Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Zulfikar.
Dari kalangan Eksekutif, ada Kausarsyah Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenaga Kerjaan, Kabag Hukum Absardi. Juga “tergugat” rektor UGP, Elliyin.
“Kami ingin gaji kami selama lima bulan dibayarkan oleh UGP Takengon, lebaran sudah didepan mata pak rektor,” kata Ketua Forum Dosen, Syahidin melalui pengeras suara, 17 April 2023.
Puluhan dosen ingin pihak rektorat UGP membayar sisa dari dua bulan yang telah dibayar. “Kami meminta kejelasan rektor untuk sisa 5 bulan yang belum dibayar,” kata Syahidin.
Ketua DPRK, Arwin Mega meminta permasalahan itu segera disikapi oleh UGP, agar benang kusut ini bisa terurai dan semua berjalan normal.
“Kita harapkan ada solusi hari ini,” kata Arwin Mega dihadapan para dosen dan rektor UGP. Jurnalisa
Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, Prof Dr. Ridwan Nurdin, Melantik Pengurus Alumni Priode 2025-2028
Pembinaan ASN Kampus IAIN Takengon, Rektor Prof Ridwan Nurdin; Kita Akan Terus Bergerak Membangun Atmosfir Akademik Yang Produktif dan Kolaboratif