TAKENGON, KABARGAYO – Aceh Tengah devisit. Sementara itu masih banyak “hutang” yang harus diselesaikan pemerintah agar semua berjalan normal. Kebutuhan hidup menjelang Hari besar Idul Fitri tahun 2023 ini tentu harus dipikirkan pengambil kebijakan, apalagi sudah dijanjikan.
Seperti yang dialami para atlit berprestasi di dataran tinggi Gayo ini. Sebagai pahlawan dibidang olahraga yang telah berjuang dan memperoleh prestasi di ajang Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIV 2022 di Kabupaten Pidie beberapa bulan lalu.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, bisik-bisik terkait bonus yang pernah dijanjikan pemerintah mengemuka seperti riak gelombang dihempas angin.
“Banyak yang menanyakan ke kami soal bonus ini, mereka berharap dalam bulan Ramadhan ini cair. Dimaklumi tentu untuk kebutuhan hari raya nanti,” Ungkap Yusnardi selaku Sekretaris Umum cabang Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) “
Memang belum ada kejelasan, apakah bonus untuk atlit peraih prestasi dan mendali itu ada dianggarkan oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga setempat di anggatan 2023.
Untuk nilai bonus tidak main-main besaranya berkisar senilai, Rp.5 Miliar lebih.
Dari informasi yang berkembang sebenarnya KONI Aceh Tengah telah melayangkan surat kepada pemerintah langsung melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga yang ditujukan kepada Penjabat Bupati Mirzuan.
Besaran anggaran diajukan senilai Rp. 3.270.000.000 untuk atlit. Selanjutnya untuk senilai Rp.1.770.000.000 diperuntukkan bagi para pelatih dan Rp.50.000.000 untuk Pengcabor peraih juara umum.
Daerah patut berbanga dengan prestasi atlit daerah Kota Wisata dengan menduduki peringkat ke 4 diajang bergengsi ditingkat Aceh. Dengan perolehan medali Emas 40, perak 42 dan perunggu 43 dengan total medali 125.
Dan sejak Februari 2023 lalu beberapa atlet terpilih sebagai tim PON 2024 dan sudah menjalani Pelatda diberbagai tempat.
Alhamdulilah, daerah lain di Aceh menurut Yusnardi, telah melunasi janji pemerintah yang atlitnya memperoleh medali.
“Kabarnya begitu bang, kabupaten lain sudah membayar hasil keringat atlitnya yang memperoleh medali di PORA Pidie” kata Yusnardi berharap ada kepastian pembayaran dari Penjabat Bupati Mirzuan.MT. Jurnalisa