TAKENGON, KABARGAYO – DUA puluh enam rumah warga Dusun Datu Kemili, telah menjadi amukan api, sore menjelang berbuka, kemarin. Duka ini menjadi terhalang, apalagi dialami dalam bulan suci ramadan.
Warga korban kebakaran telah ikhlas, atas kejadian yang menimpa. Pagi tadi 1 April 2023, keluarga korban kebakaran kembali mendatangi lokasi, mencari barang yang mungkin tinggal bisa dipakai.
Tak satupun, apapun tidak bisa kami selamatkan. Semua hangus terbakar. Begitu juga perlengkapan dapur. “Habis bang, semua terbakar. Tak ada yang tersisa. Lima surat-surat mobil tidak satupun tinggal,” kata Marimin ditemani istri diposisi rumah yang sudah rata dengan tanah.
Marimin, terlihat lebih banyak termenung dengan tatapan kosong. Dirinya memang telah mengikhlaskan semua. “Ini takdir Allah yang harus kami jalani,” ujar Marimin dan istri.
Marimin hari-hari menjual Bakso dengan bran Barokah. Marimin tinggal di lokasi yang telah terbakar sejak 20 tahun lalu, dengan mengontrak rumah.
Kini Marimin, hanya bisa pasrah dengan keputusan Sang Khalik, akan terus berusaha untuk menafkahi keluarga dengan semangat, Bismilah. Jurnalisa
Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Sampaikan Beberapa Hal Terkait Percepatan Penanganan Bencana
Bimtek Keuangan Diminati Peserta, Mirta; Kegiatan Ini Meningkatkan Kompetensi Aparatur Dalam Mengelola Keuangan
Pesan Dandim 0106 Aceh Tengah, Letkol Czi Rudy Haryanto Menyambut HUT Republik Indonesia Ke-81; Modal Kebersamaan Menjadikan Kita Bangsa Yang Kuat dan Maju
Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie Ajak Masyarakat Memaknai HUT Republik Indonesia Ke-81 Dengan Hikmah di Sela-Sela Pembagian Bendera Merah Putih