TAKENGON, KABARGAYO | Politisi NasDem yang juga Wakil Ketua I DPRK Aceh Tengah H. Hamdan, SH mengapresiasi kinerja Bupati Aceh Tengah Haili Yoga dalam menertibkan alat tangkap Cangkul Padang yang belakangan sangat meresahkan nelayan yang mencari nafkah di Danau Lut Tawar Takengon.
Disampaikan Hamdan, saat ini hasil tangkapan nelayan danau sudah kembali pulih. Sebelumnya, habitat ikan seperti Muzahhir dan Depik (ikan endemik lokal) sudah jarang ditemukan, kalaupun ada jumlahnya sangat sedikit.
“Ini kerja nyata dari pemerintah daerah dalam menangani Cangkul Padang yang membuat nelayan kekurangan penghasilan,” kata Hamdan, 30 Oktober 2026.
Kerja nyata dalam membasmi Cangkul Padang tersebut, di mana eksekusi dilakukan langsung oleh Satpol PP Kabupaten Aceh Tengah.
“Kita harus beri apresiasi terhadap langkah itu. Dengan bebasnya kawasan danau dari Cangkul Padang, pertama penghasilan nelayan meningkat dan habitat ikan tidak terkuras seperti yang sudah-sudah,” lanjut Hamdan.
Menurutnya, Bupati Haili Yoga telah berupaya memaksimalkan tangkapan nelayan saat ini. Masyarakat ke depan harus terus mengawasi jika ada pemasangan alat tangkap berlebihan di kawasan danau.
“Harus segera dilaporkan kepada Satpol PP yang dipercaya sebagai petugas penertiban di daerah. Jika semua telah beres dalam artian memenuhi semua aturan daerah, pasti tidak akan kehilangan nilai keberadaan danau yang kita bangga-banggakan,” ujar Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah tersebut.
Apresiasi ini disampaikan Hamdan selain karena kawasan danau saat ini sudah terlihat indah, juga karena ada hal yang sangat penting tentang keberadaan ikan Depik sebagai endemik lokal yang harus dijaga.
“Kita harus bangga Danau Lut Tawar mempunyai endemik lokal yang harus dipertahankan keberadaannya, begitu juga ikan lainnya,” tutup Hamdan sambil mengajak semua pihak menjaga kelestarian Danau Lut Tawar yang dibanggakan oleh masyarakat Aceh Tengah khususnya dan Aceh pada umumnya.
Penulis, JURNALISA