TAKENGON, KABARGAYO | Desa Jamur Konyel, Kecamatan Bintang salah satu desa yang sangat sulit ditembus pasca bencana alam 26 Nivember 2025 lalu.
Sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat pemkab membawa makanan via udara beberapa kali. Wilayah Konyel juga masih belum juga teraliri listrik karena banyak tiang listrik yang tumbang.
Nah, untuk menerangi rumah-rumah warga Bupati Aceh Tengah Haili Yoga bersama Brigjen TNI Ismed serta rombongan kembali turun menemui masyarakat Jamur Konyel.
Bupati membawa lampu pijar panel surya bantuan BNPB, sekaligus logistik sandang dan pangan untuk warga terdampak.
Kehadiran Bupati disambut bahagia oleh masyarakat. Lampu tenaga surya yang berjumlah 36 unit tersebut diharapkan menjadi solusi sementara agar aktivitas warga tetap dapat berjalan, khususnya pada malam hari.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga memastikan perkembangan akses jalan menuju Kampung Jamur Konyel. Jalan yang sebelumnya tertutup akibat longsor kini sudah dapat dilalui kendaraan roda empat.
“Jalan kita utamakan bisa dilalui. Kalau akses terbuka, logistik lancar, pelayanan masuk, dan rakyat tidak terisolasi, prioritas kita jalan utama tinggal menuju akses Kampung Atu Payung dan Serule”, Kata Bupati di hadapan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati menjelaskan secara terbuka skema bantuan rumah terdampak bencana yang disiapkan pemerintah, yakni, Rusak ringan bantuan Rp. 15 juta per KK, Rusak sedang bantuan Rp. 30 juta per KK, dan Rusak berat bantuan Rp. 60 juta per KK disiapkan hunian sementara (huntara) dan dilanjutkan hunian tetap (huntap), serta bantuan pendukung berupa prabotan rumah tangga, biaya pemulihan ekonomi, dan bantuan kebutuhan dasar.
Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah juga menanggung hunian sementara dan biaya hidup, termasuk dukungan untuk kebutuhan makan dan akomodasi selama masa pemulihan.
Selain itu, pemerintah memastikan ketersediaan beras dan bahan pokok penting dalam waktu dekat, serta mulai mempersiapkan distribusi perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak menjelang bulan suci Ramadan.
“Kita ingin masyarakat tenang menghadapi Ramadan. Kebutuhan dasar harus tersedia, anak-anak tetap sekolah, dan pemulihan terus berjalan,” ujar Bupati.
Penulis, JURNALISA