TAKENGON, KABARGAYO | Reje Desa Kemili, Fajaruddin mengajak warganya untuk hadir dan bersama-sama menghadiri zikir yang juga menghadirkan salah seorang tengku untuk memberikan tausiah.
Tausiah dan Zikir ini menurut Fajaruddin sangat pending untuk semua warga Aceh Tengah terutama Desa Kemili bermusahabah diri. Mengingat Kabupaten yang indah dan nyaman ini baru saja direndung duka. Dengan peristiwa bencana alam diakhir November 2025 lalu.
Menurut Fajaruddin, kita manusia harus hidup seimbang dengan alam. Sehingga dalam perjalanan alam juga akan melindungi kita. “Artinya semua kita harus berdampingan dengan alam dengan cara menjaga semua isi alam hingga semua bisa bersahabat dan saling menghargai,” ucap Fajaruddin, 1 January 2026.
Reje Fajaruddin mengajak semua warga Kemili dan warga Takengon bisa menghadiri acara kegiatan ini. Kegiatan ini menurut Fajaruddin akan berkelanjutan, selain malam jum’at usai sholat magrib dan selanjutnya nanti ditanggal 7 January dan seterusnya tanggal 9 January 2026.
Manusia dan alam menurut Fajaruddin harus saling mengisi. “Jangan ada yang membuat alam menangis karena kita merusaknya. Siapapun yang hidup didunia ini harus saling mengisi, agar kehidupan bisa berjalan dengan normal,” lanjut Fajaruddin sambil mengatakan semua harus kita kembalikan kepada pemilik semesta alam, Allah Maha Besar.
“Ayo saudara-saudara ku semua kita hadiri tausiah dan Zikir malam ini untuk keseimbangan hidup kita didunia,” tutup Fajaruddin.
Penulis, JURNALISA