TAKENGON, KABARGAYO | Presiden Prabowo Subianto tiba di Masjid Al-Abrar Kebayakan, Takengon sekitar pukul 12.26 Wib setelah terbang dari Aceh Tamiang dengan mengunakan Helikopter bersama beberapa menteri.
Presiden Prabowo sholat Jum’at bersama warga juga ditemani Mualem atau yang sering disapa Muzakir Manaf.
Usai sholat Presiden langsung menyapa warga pengungsian yang berjumlah 900 jiwa berasal dari Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah.
Di Aceh Tengah ada 55 ribu pengungsi yang tersebar di 7 Kecamatan sampai hari ini masih terisolir dan membutuhkan bantuan sembako terutama beras.
Prabowo berjanji masyarakat dan pemerintah Kabupaten tidak sendiri, menghadapi bencana alam ini.
“Kami ada bersama saudara-saudara jangan khawatir, saya juga tidak mempunyai tongkat nabi Musa,” kata Prabowo Subianto, 12 Desember 2025 ditengah kerumunan warga pengungsi.
Prabowo juga menyampaikan semua pihak harus bersatu untuk penanganan bencana ini. Semoga Allah SWT menjaga kita semua dan kita tetap semangat dan sehat, ujar Prabowo melalui pengeras suara.
“Kita akan kerahkan semua kekuatan untuk kembali membantu kita semua yang terkena bencana,” ujarnya sambil mengatakan akan membuat hunian sementara bagi para pengungsi.
Perwakilan warga yang mengungsi dan mendapatkan kesempatan untuk berbicara, Raudah mengatakan pihaknya butuh air, listrik dan jaringan telepon serta beras.
Aceh Tengah sudah 16 hari terkurung pasca bencana alam kini membutuhkan pasokan beras untuk bertahan hidup ditengah akses yang tertutup.
“Kami butuh beras listrik dan jaringan telepon pak, itu yang kami butuhkan saat ini,” teriak Raudah dengan linangan air mata sambil mengatakan pembangunan rumah warga dipercepat.
Presiden Prabowo langsung menjawab akan menyediakan hunian sementara, Kita siapkan sebaik-baiknya pemerintah pusat pasti akan membantu, tutur Prabowo lagi.
Usai kunjungan satu jam lebih di Aceh Tengah, Presiden Prabowo langsung bergerak ke Kabupaten Bener Meriah dengan agenda yang sama meninjau bencana alam yang terjadi di Gayo Serumpun itu.
Penulis, JURNALISA