TAKENGON, KABARGAYO | Dinas Pendidikan Aceh Tengah menurunkan tim guru ke lokasi pengungsian yang ada dibeberapa titik di Kota Takengon.
Tim guru hadir untuk menghilangkan Trauma Healing yang dihadapi oleh anak-anak sekolah.
Di pengungsian Masjid Al-Abrar Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah ada 200 anak-anak korban bencana alam berasal dari Desa Mendale, Kecamatan Kebayakan. Lokasi rumah anak-anak ini rata disapu air bah yang “muntah” dari gunung seputaran tempat tingalnya.
Anak-anak bersama tim guru diberikan beberapa aitem untuk membuat kegembiraan dihati mereka, “hingga bisa melupakan peristiwa pilu yang menimp keluarganya,” kata Sukardi Plt Dinas Pemdidikan Aceh Tengah.
Tim guru berada dipengungsian sudah 6 hari. Setiap harinya berganti materi yang disampaikan untuk membuat anak-anak bahagia.
Ada kegiatan menggambar, matematika menghitung serta senam pagi dan main ular tangga.
“Kita semua harus hadir dalam kondisi bencana ini memberikan rasa nyaman bagi anak-anak, agar mereka berasa diperhatikan dan saling bertemu sesama anak,” ujar Sukardi, 11 Desember 2025.
Amatan wartawan anak-anak pengungsian ini terlihat gembira sambil duduk bersama memainkan kesenian lokal Didong.
Penulis, JURNALISA