160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Dua Belas Titik Longsor Desa Tapak Muge “Ditangani” Ketua DPRK Fitriana Mugie

TAKENGON, KABARGAYO | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah mengirim satu alat berat jenis exskavator untuk menangani empat titik longsor dan menutup akses Desa Tapak Muge, Kecamatan Kete Panang.

Jalan desa yang tersambung dengan Desa Ulu Nuwih ini longsor yang belum tertangani sejak 15 hari lalu sehingga menyulitkan warga beraktivitas.

Kondisi jalan ini juga belum memungkinkan untuk dilalui mobil karena kondisi badan jalan tertimbun tanah longsor. Alat berat berat mulai bekerja dari Desa Ulu Nuwih (Paya Bener).

Ketua DPRK Fitriana Mugie mendapat lapiran kondisi masyarakat masih “terkurung” langusung memerintahkan alat berat kelokasi guna membersihkan.

“Saya khawatir masyarakat kita di sana tidak bisa beraktivitas normal, apalagi saat seperti hari ini,” kata Fitriana Mugie, 10 Desember 2025 didampingi Suami Mugie.

Disampaikan Ketua DPRK, penanganan badan jalan longsor ini bisa memakan waktu tiga hari kedepan. “Mungkin tiga hari kedepan sudah normal dan dilalui,” ungkap Fitriana Mugie.

Masyarakat sebelumnya gotong royong membuka jalan setapak, agar bisa dilalui sepeda motor. Arus yang terputus atau tertimbun sebelumnya, antara lain; Paya Bener 2 titik longsor, Tapak Muge Induk 6 titik longsor serta Tapak Muge Timur 4 titik.

Reje Desa Tapak Muge Sudarman mengucapkan terimakasih atas pengiriman alat berat dan bantuan beras untuk warga.

Penulis, JURNALISA

 

iklan