TAKENGON, KABARGAYO | Masyarakat Tionghoa Aceh Tengah prihatin dengan kejadian yang menimpa saudara-saudara di Takengon.
Keprihatinan ini sangat mendalam, apalagi situasi seperti ini tidak pernah dibayangkan akan terjadi.
“Kita sangat prihatin dengan kejadian ini. Semua warga harus bersabar ini kejadian yang tidak pernah kita minta. Semua kita harus bersabar,” kata Sarina, 4 Desember 2025.
Keprihatinan atas peristiwa ini, Sarina bersama lainya mengumpulkan donasi dan membelanjakan beras untuk masyarakat yang terdampak (dor to dor).
Situasi secara umum Aceh Tengah, masyarakat terdampak mulai juga kekurangan bahan pokok seperti beras.
“Kita akan salurkan dor to dor bagi masyarakat terdampak di beberapa titik lokasi,” kata Sarina lagi.
Adapun bentuk bantuan bantuan berupa; Beras, makanan ringan serta Mie Instan. Logistik ini langsung dikirim dari Medan, Sumatera Utara melalui penerbangan Bandara Kualanamo-Bandara Rembele.

“Kita kirim langsung dari Medan melalui maskapai (penerbangan) karena stok lokal sudah mulai menipis,” lanjut Sarina.
Semoga, masa darurat bencana ini bisa kita lalui dengan saling membantu antara sesama, kata Sarina sambil mengatakan bencana tidak pernah kita minta, namun kita harus kuat bersama saling tolong-menolong.
Sarina juga tengah berupaya menghubungi komunitas Tionghoa Jakarta dan Medan untuk mengalang bantuan Logistik untuk masyarakat Aceh Tengah.
Penulis, JURNALISA