REDELONG, KABARGAYO | Kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Bunda PAUD Kabupaten Bener Meriah, Ny. Meutia Fauziah Tagore, menyambangi layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di kawasan Hunian Sementara (Huntara) Tunyang, Minggu (30/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak yang tinggal di Huntara. Meski berada dalam kondisi hunian sementara, mereka tetap berhak memperoleh layanan pendidikan, pengasuhan dan stimulasi tumbuh kembang yang layak.
Dalam kunjungannya, Ny. Meutia melihat langsung aktivitas pembelajaran sekaligus kondisi layanan PAUD di Huntara Tunyang. Ia juga berinteraksi dengan anak-anak dan berdialog bersama para pendidik mengenai proses pembelajaran serta kebutuhan anak selama berada di lingkungan Huntara.
Menurut Ny. Meutia, pendidikan usia dini merupakan tahapan penting dalam membangun fondasi karakter dan perkembangan anak. Karena itu, akses terhadap layanan PAUD harus terus diperluas dan diberikan secara merata, termasuk bagi anak-anak yang berada di kawasan Huntara.
“Anak-anak harus tetap mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan dan layanan yang layak. Kita ingin memastikan tidak ada anak yang tertinggal hanya karena mereka tinggal di Huntara,” ujar Ny. Meutia.
Ia menilai, keberadaan PAUD di Huntara tidak sekadar menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk bermain, bersosialisasi dan mendapatkan stimulasi sesuai dengan usia serta tahapan perkembangannya.
Ny. Meutia turut memberikan apresiasi kepada para pendidik yang tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak di tengah keterbatasan lingkungan Huntara.
Menurutnya, keberhasilan layanan PAUD tidak hanya bergantung pada pemerintah dan tenaga pendidik, tetapi membutuhkan dukungan orang tua serta masyarakat.
“Kolaborasi antara pemerintah, guru, orang tua dan masyarakat sangat penting. Kita ingin lingkungan belajar anak-anak tetap aman, nyaman dan menyenangkan,” katanya.
Ia berharap praktik baik yang telah berjalan di PAUD Huntara Tunyang dapat terus dikembangkan dan menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bener Meriah.
“Kita ingin setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar dan berkembang secara optimal,” ujarnya.
Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Bunda PAUD Kabupaten Bener Meriah untuk terus mendorong layanan PAUD yang inklusif, berkualitas dan mudah diakses oleh seluruh anak, termasuk mereka yang berada di kawasan Huntara.*