160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Nelayan Danau Lut Tawar Sumbringah Ikan Danau Melimpah, Pemain Cangkul Padang Harus Tetap Dicegah

TAKENGON, KABARGAYO | Senyum sumbringah nelayan Danau Lut Tawar tak terkira belakangan ini, wajar saja saat kini pendapatan mereka dari hari ke hari semakin pasti, semenjak alat cangkul Padang dibersihkan oleh pemerintah setempat.

Seperti yang jalani Suhada, dirinya mengaku gembira selain ikan Mujahir, lain itu Ikan Depik juga mulai melimpah dihasilkan nelayan danau, dengan begitu asap dapur semakin mengepul.

“Alhamdulillah bang, ah semenjak cangkul padang dibasmi kami nelayan bisa seperti ini. Dapur mengepul dan panen ditengah danau melimpah,” ujar Suhada, 18 Agustus 2026.

Selain ikan mulai banyak, kondisi ikan juga semakin layak dijual dengan harha pantas. “Kondisinya tidak kecil dan layak dengan harga pantas. Begitu juga ikan Depik,” ujanya lagi.

Nelayan bergarap pemerintah terus melakukan razia cangkul padang agar tidak ada lagi warga yang “mencuri” ikan melalui cangkul padang dengan diam-diam.

Harapan kami begitu, kondisi danau sebenarnya sudah normal dari cangkul Padang, nakun disebelah Tenggara Danau Lut Tawar, diduga masih ada warga dengan cara sembunyi-sembunyi “mengelar” cangkul padang, ujar nelayan yang namanya enggan ditulis.

“Kami berharap Bapak Satpol PP melakukan penertiban lagi diwilayah tersebut,” kata warga sambil membawa ikan ke pasar Inpres Takengon.

Bupati Haili Yoga mengatakan ini kerja nyata Satpol PP Aceh Tengah yang terus bergerak memantau cangkul Padang. “Dan kita terus berupaya kedepan cangkul Padang tidak ada lagi, agar nelayan sejahtera serta ikan danau tetap terjaga,” kata Bupati Haili Yoga, 21 Agustus 2026.

Penulis, JURNALISA

iklan