160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Semoga Kunjungan Wapres Gibran Rakabuming Raka Tidak Hanya Sebatas Catatan di Notes “Asisten Pribadi”

TAKENGON, KABARGAYO | Gibran Rakabuming Raka telah meninggalkan Lumut kemarin, 6 Agustus 2026. Masyarakat berharap Gibran tidak sekedar datang menyapa, dan menulis harapan masyarakat yang disampaikan melalui Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga.

Matahari tidak begitu menyengat saat Gibran Rakabuming mendarat dengan mengunakan Helikopter. Setelah terbang dari Bireuen.

“Pak Kami tidak punya rumah setelah bencana membawa rumah kami,” ucap wanita Lumut yang sengaja datang mendengar Wapres anak Jokowi datang.

Tidak hanya itu, wanita paruh baya lainya meneriakkan, “Pak Wapres kami tidak ada air bersih setelah bencana sampai hari ini,” jelas wanita berpakaian warna terang.

Wapres Gibran mendengarkan keluhan warga mengatakan pihaknya akan mencari solusinya untuk air bersih.

Begitu juga terkait rumah warga yang terbawa bencana, “Bersabar ya semua dalam proses, sabar menunggu, dalam proses,” ungkap Wapres Gibran Rakabuming ditengah kerumunan warga yang ingin bersalaman.

Disampaikan warga untuk memperoleh air bersih membutuhkan jarak enam kilometer. “Enam kilometer kami harus mengambil air bersih, Pak, bantulah kami agar segera mendapatkan air bersih,” ucap warga bernama Shaleh.

Disampaikan Camat Linge Mahran, jumlah penduduk Lumut kurang lebih 700 jiwa. Selama ini hanya mengkonsumsi air sungai yang keruh.

Menurut Mahran air bersih ada dijarak 6 Kilometer dan kurang lebih membutuhkan biaya sebanyak Rp.300 juta lebih.

“Kalau ada anggaran sebanyak itu selesai masalah air bersih di Desa Lumut,” ungkap Mahran, 7 Agustus 2026.

Dilapangan terlihat “asisten pribadi” yang selalu berada disamping Wapres Gibran Rakabuming yang selalu mencatat atas perintah Gibran.

Penulis, JURNALISA

iklan